TKA 2026 Meningkat, 3,8 Juta Murid Lengkapi Pendaftaran

Berita Nasional3544 Dilihat

JAKARTA – Sebanyak 3.863.957 murid SMA, SMK, MA, dan satuan pendidikan sederajat telah melengkapi pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Jumlah tersebut meningkat 345.790 murid atau 9,8 persen dibandingkan peserta dengan data lengkap pada TKA 2025 yang mencapai 3.518.167 murid.

Pendaftaran TKA 2026 resmi ditutup pada 27 September 2026. Hingga batas akhir pendaftaran, tercatat 4.215.314 murid telah mendaftar dari berbagai satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Kepala Badan Kebijakan dan Pengembangan Mutu Pendidikan (BKPDM) Toni Toharudin mengatakan, peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin luasnya partisipasi satuan pendidikan dan peserta didik dalam pelaksanaan TKA.

“Tahun ini jumlah calon pendaftar TKA meningkat hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan partisipasi yang semakin luas dari satuan pendidikan dan peserta didik,” ujar Toni, dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).

Menurut Toni, angka peserta dengan data lengkap masih berpotensi bertambah. Kemendikdasmen saat ini melanjutkan penyelesaian data residu untuk memastikan seluruh data calon peserta memenuhi persyaratan sebelum pelaksanaan asesmen.

Setelah pendaftaran ditutup, Kemendikdasmen bersama pemerintah daerah dan satuan pendidikan memfokuskan pekerjaan pada pemutakhiran serta penyelesaian data residu. Tahap ini penting untuk memastikan data calon peserta lengkap dan sesuai sehingga pelaksanaan TKA dapat berlangsung dengan tertib di berbagai wilayah.

Proses persiapan juga mencakup kesiapan satuan pendidikan, infrastruktur, sistem, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama, perguruan tinggi negeri, dan pemangku kepentingan terkait.

Kemendikdasmen menjadwalkan pelaksanaan TKA 2026 pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Dengan waktu pendaftaran yang telah berakhir, perhatian selanjutnya beralih pada kesiapan teknis penyelenggaraan sekaligus persiapan peserta didik menghadapi asesmen.

TKA merupakan asesmen yang digunakan untuk memperoleh informasi mengenai capaian kemampuan akademik peserta didik. Hasilnya dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk melihat kesiapan peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, mendukung proses penerimaan murid baru, serta menjadi bahan bagi pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran.

Kemendikdasmen menegaskan, TKA bukan penentu kelulusan dan tidak menggantikan penilaian yang dilakukan oleh satuan pendidikan. TKA melengkapi informasi mengenai capaian belajar peserta didik sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pendidikan.

Menjelang pelaksanaan, Kemendikdasmen mengajak peserta didik mempersiapkan diri dengan belajar secara sungguh-sungguh dan wajar, tanpa mengabaikan kesehatan.

Satuan pendidikan juga diharapkan memastikan kesiapan teknis serta memberikan pendampingan kepada peserta didik. Dukungan pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik menjadi bagian penting agar pelaksanaan TKA 2026 berjalan tertib dan lancar.

Dengan 3,86 juta murid yang telah melengkapi pendaftaran dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah setelah penyelesaian data residu, tahap berikutnya menjadi momentum memastikan kesiapan seluruh ekosistem pendidikan sebelum TKA 2026 dimulai.(infopublik)

Blibli.com
Blibli.com