Ribuan Guru Madrasah Dapat Pembekalan Pembelajaran Digital dan Global

Berita Nasional928 Dilihat

Dalam dunia yang ‘tanpa batas’ saat ini, generasi muda perlu dibekali keterampilan untuk berdialog secara saling menghargai tentang isu-isu penting terkini yang ada di dunia.

Generation global hadir dengan semangat memfasilitasi dialog-dialog yang sehat dan saling menghormati antar anak-anak usia sebaya yang beragam latar belakang budayanya di seluruh dunia.

Shruti Sharma menjelaskan tentang fitur-fitur baru dari platform generation global yang bernama Ultimate Dialogue Adventure (UDA). Dia menyebutkan bahwa fitur UDA muncul sebagai respon terhadap pandemi global Covid 19 di mana proses pembelajaran di seluruh dunia serta merta berubah menjadi online.

Dengan fitur UDA tersebut, proses dialog dan sharing antar siswa dan guru yang tergabung di platform generation global tersebut berubah dari yang klasikal menjadi lebih individualized. Semua sumber belajar yang berupa modul tentang topik yang berbeda-beda bisa diakses dengan sangat mudah oleh siswa dan guru.

Panelis ketiga, Ahmad Thohir Yoga berbagi pengelaman tentang bagaimana dia mengintegrasikan modul-modul generation global dalam rencana pembelajaran dan evaluasi yang disusunnya bersama tim rumpun Bahasa Inggris di MAN 2 Kota Malang.

Dia menjelaskan, salah satu alasan  memanfaatkan sumber belajar dan kegiatan dialog dalam generation global karena ingin menaikkan level dan kualitas pembelajaran yang dilakukannya.

Hal terpenting dari dialog-dialog interaktif di Ultimate Dialogue Adventure, menurut Yoga adalah sudah saatnya suara, pendapat, argument, dan nilai-nilai holistik ajaran Islam dari anak-anak madrasah ini didengar dan diketahui oleh teman sebaya mereka yang memiliki budaya dan nilai-nilai yang berbeda di belahan dunia yang lain.

Sementara Wati Wardhani, selaku panelis terakhir memberikan gambaran umum tentang bagaimana potret generation global di Indonesia dalam satu dekade terakhir.

Wati mengungkapkan tentang mimpi besarnya yakni semakin banyaknya guru-guru madrasah yang terhubung dengan generation global. Sebab,  selama ini memang masih sangat sedikit madrasah yang terhubung dengan program ini.

Wati lantas memandu peserta untuk memahami dan memanfaatkan fitur terbaru UDA secara sangat antusias dan interaktif.

Seusai webinar, Lucy Hayter mengapresiasi  antusiasme peserta yang mencapai hampir 5000 orang. Dia mengaku senang dengan potensi kolaborasi antara generation global dengan Direktorat GTK Madrasah Kemenag RI.

Menurutnya sangatlah penting mengambil peran positif dalam mempersiapkan anak-anak muda di madrasah untuk menjadi bagian dari solusi dan duta perdamaian serta toleransi dalam masyarakat dunia yang semakin kompleks ini, ungkapnya. (*/kemenag)

Blibli.com
Blibli.com