
Sementara itu praktisi Penyuluh Keselamatan Nasional Erlina Indriasari juga menjelaskan, selain menanamkan sikap disiplin dalam menjaga keselamatan di jalan dengan memahami peraturan dan mematuhi rambu-rambu lalu-lintas pada anak-anak.
Program SALUD ini juga memberikan penyuluhan dan pengenalan kepada para pendidik anak-anak, seperti guru taman kanak-kanak (TK) atau PAUD.
Dengan memberikan penyuluhan kepada para guru diharapkan mereka dapat menanamkan kesadaran berlalu lintas kepada para murid-muridnya.
“Dan pendidikan sadar berlalu lintas sejak usia dini penting untuk diterapkan sebagai landasan dari pembangunan karakter manusia yang berkeselamatan dalam bertransportasi,” katanya.
Erlina juga mengatakan, program ini telah rutin dilakukan di kota-kota di Tanah Air. Seperti belum lama ini dilakukan di Lampung.
Penyuluhan SALUD di Lampung ini diselenggarakan oleh BPTD Wilayah VI Lampung dan Bengkulu yang bekerjasama dengan Dishub Propinsi Lampung dan diikuti oleh 35 Guru TK dan Paud se-Provinsi Lampung.
“Dengan memberikan pemahaman sejak dini kepada anak-anak terkait apa arti berlalu lintas dan memberikan contohnya maka diharapkan jika dewasa kelak mereka lebih mengetahui berlalulintas yang aman dan keselamatan berkendaraan,” katanya. (sumber: medcom)



















