
Malam ini sudah terpilih Duta Budaya 2022. Tugas kami adalah membina mereka sebelum mereka terjun ke masyarakat untuk mempromosikan budaya. Mereka ini sebenarnya masing-masing sudah memiliki bakat, terlebih dalam kesenian.
Ini juga akan kita kembangkan nanti. Kami akan bekali lagi pengetahuan terkait budaya khususnya budaya di Kota Malang.
“Karena selama ini kan banyak yang menganggap kalau budaya hanya erkait seni, padahal budaya ini unsurnya banyak,” tegas Dian.
Dian mengungkapkan bahwa Malam Puncak Pemilihan Duta Budaya ini sebenarnya sudah ditancang dengan kemasan hiburan dimana akan banyak sekali penampilan, seperti tarian dan musik.
Namun demikian, melihat situasi yang tidak memungkinkan maka acara disederhanakan. “Kita ikut berempati atas tragedi semalam, makan dari itu segala bentuk hiburan yang rencananya akan ditampilkan pada malam ini, kita tiadakan,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dalam acara ini pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh finalis Duta Budaya Kota Malang 2022.
“Semoga nanti Duta Budaya ini akan mengajak lebih banyak masyarakat, lebih banyak anak muda untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan Kota Malang,” harapnya.
Dalam sambutannya, Bung Edi pun mengajak para hadirin untuk berdoa bagi seluruh korban tragedi kerusuhan dalam pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).
Di penghujung acara yang dihadiri pula oleh kepala perangkat daerah Pemerintah Kota Malang, duta budaya dan wisata dari wilayah sekitar.
Serta duta kampus dari beberapa universitas, juga diadakan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan, Drs. R. Achmad Mabrur. (infopublik)



















