
“Bacaan Al-Qur’an dengan suara indah para qari akan melahirkan kecintaan masyarakat untuk belajar Al-Qur’an. Seiring berjalannya waktu, masyarakat akan terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an yang dipenuhi dengan muatan paham moderat serta penyemai kerukunan di tengah masyarakat,” harap Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini.
Terpisah, Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an dan Al-Hadits Kemenag Rijal Ahmad Rangkuty menambahkan, MTQ Internasional Kuwait merupakan salah satu MTQ bergengsi. Ia mengaku bersyukur atas capaian qari Indonesia di ajang tersebut.
“Kita bersyukur dan ini menjadi bukti bahwa generasi kita mampu sejajar bahkan unggul di kancah internasional. Sesuai arahan Ketua Umum LPTQ Nasional, kita akan terus memberikan pembinaan dan kesempatan kepada qari dan hafiz Indonesia untuk berlaga di MTQ Internasional,” tandas pria yang hafal 30 Juz Al-Qur’an ini.
Sebagai informasi, Dasrizal merupakan Juara 2 Tilawah Dewasa pada MTQ Nasional ke-28 di Kota Padang, Sumatera Barat. Selain Dasrizal, Kemenag juga mengutus Haris Dwi Putra pada Cabang Hafalan 30 Juz di MTQ Internasional Kuwait. (kemenag)


















