
“Kami diminta membuat tulisan tentang pengalaman berorganisasi disertai kelebihan dan keahlian peserta,” papar Iyis.
“Setelah proses wawancara, pengumuman kelulusan disampaikan melalui email. Alhamdulilah Iyis termasuk salah satu peserta yang lulus,” tandasnya.
Selain Malaysia dan Thailand, pada Februari 2023, Iyis juga terkonfirmasi berangkat ke Istanbul-Turki untuk mengikuti Istanbul Youth Summith 2023 Colaboration in Diversity. Iyis sudah menerima surat elektronik tertanggal 15 September 2022 dari Ketua Panitia even tersebut.
Di MAN 2 Mataram, Iyis termasuk siswa yang berprestasi. Ada sejumlah capaian yang diraih gadis yang mahir berbahasa Inggris ini. Tahun 2019 misalnya, ia meraih medali perak World Scholar’s Cup Bali Regional Round untuk kategori Writing Champion dan Team writing. Pada September 2019, Iyis mengikuti World Scholar’s Cup Manila Global Round dan memperoleh penghargaan medali Emas Davinci (Gold Medal DaVinci Award).
Prestasi ini terus berlanjut pada 2021 dan 2022, baik lomba olimpiade Bahasa Inggris, ilmu budaya dan bahasa, maupun sosial dan politik.
“Alhamdulillah atas deretan prestasi internasional ini. Saya sangat bersyukur atas raihan prestasi ini. Saya juga mengucapkan terima kasih tak terhingga atas do’a-do’a mustajab orang tua dan para guru,” ujarnya.
Kepala MAN 2 Mataram, Lalu Syauki MS, mengaku terharu dan bangga dengan prestasi siswanya. Dia berterima kasih kepada pembina, pelatih, dan kedua orang tua Amarylis atas capaian ini.
“Selamat kepada ananda Amarylis Alusa. Semoga semakin sukses dan berprestasi di kancah Internasional. Terima kasih untuk kado indah ini,” tuturnya. (kemenag)



















