
“Sebuah perjuangan yang luar biasa dan Alhamdulillah, atas ijin Allah SWT, para atlet yang sudah digembleng dalam proses persiapan dengan proses pelatihan ketat dan disiplin bekerja sama dengan pelatih-pelatih dari klub terbaik di Wonosobo telah meraih prestasi maksimal,” terang Yun’am.
Kepala MAN 2 Wonosobo Sunaryo bersyukur atas capaian prestasi siswanya. Dia memberikan selamat dan mengapresiasi kinerja para pelatih, atlet, dan tim atas kerja keras dan prestasi yang diraih. “Semoga menjadi inspirasi bagi madrasah-madrasah lain di Indonesia dan membawa berkah bagi civitas akademika MAN 2 Wonosobo,” harapnya.
Sebelumnya, MAN 2 Wonosobo juga meraih dua medali pada Kejuaraan Silat Internasional antar Sekolah-sekolah Khusus Olahraga (SKO) dan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) dunia yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, pertengahan Oktober 2022. Meski hanya berasal dari Kelas Khusus Olahraga (KKO) bukan SKO, KKO MAN 2 Wonosobo terbukti berani bersaing dengan SKO dan PPLP.
“Itu memang yang menjadi target dan gengsi dari MAN 2 Wonosobo,” terang Sunaryo.
Dengan raihan ini, bertambah lagi tiket porprov yang diraih MAN 2 Wonosobo. Selain kickboxing, sebelumnya KKO MAN 2 Wonosobo sudah mengantongi tiket lolos porprov dari cabor sepak takraw putra dan putri, 1 atlet renang putra, 1 atlet voli putra, 2 atlet voli pasir putri, taekwondo dan 1 atlet putri bulutangkis.
“Semoga ini membawa nama harum madrasah Indonesia pada umumnya dan bisa mengangkat harkat dan martabat Kementerian Agama Republik Indonesia pada khususnya. Semoga ikhtiyarnya selalu diridloi Allah,” pesan Sunaryo. (kemenag)



















