Nadiem: “Guru Harus Terus Belajar, Banyak Bertanya, Banyak Mencoba, dan Banyak Berkarya”

Berita Nasional817 Dilihat

Tri Susilawati, alumni Guru Penggerak Angkatan 1 menyatakan bahwa melalui program guru penggerak, guru-guru dapat mengubah paradigma pendidikan dengan mengangkat derajat anak dan menjadi pemimpin pembelajaran untuk membentuk karakter anak sesuai profil pelajar pancasila.

“Di sini kita diubah untuk dapat membentuk karakter yang lebih baik dimulai dari diri sendiri kemudian dikembangkan dan juga menjadi pribadi yang mengayomi anak sehingga anak didik bisa lebih dekat ke kita,” ujarnya.

Senada dengan itu, Oktrina Noviza yang juga alumni Guru Penggerak Angkatan 1 dan Fasilitator PGP mengatakan bahwa program Guru Penggerak merupakan program yang luar biasa karena program ini dapat mengubah mindset guru untuk membawa transformasi pendidikan menjadi nyata.

Mindset yang sebelumnya hanya berfikir defisit, sekarang mulai berpikir aset bagaimana menggali potensi yang ada untuk kemajuan dengan melakukan aksi nyata,” ucap Oktrina.

Sementara itu, perwakilan dari Yayasan BMT Dharmasraya, Intan Oktaviani menyatakan bahwa Program Organisasi Penggerak sangat berpengaruh karena membantu memfasilitasi pelatihan guru dan kepala sekolah.

“Selama BMT lolos POP, yayasan sudah melakukan pelatihan-pelatihan yang diikuti oleh 20 sekolah dengan 20 guru dan 20 kepala sekolah,” ucap Intan.

Para pemangku kepentingan program-program penggerak yang hadir dalam dialog juga berharap agar program-program ini terus berjalan dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang lebih baik ke depan. (SP)

Blibli.com
Blibli.com