
“Saya juga senang bisa bersenda gurau dengan alat-alat laboratorium keren yang aksesibilitasnya terbatas untuk umum,” lanjutnya.
Ditanya tentang motivasinya ikut OPSI, Safira mengatakan, “Ilmu bukanlah tentang perolehan sebuah value, tetapi bagaimana kita bisa menebar hal-hal baik dari apa yang kita dapat dari ilmu. You never know how strong you are, until being strong is your only choice.”
OPSI 2022 digelar oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Ini merupakan kompetisi yang diselenggarakan setiap tahun dan diikuti sekolah tingkat SMA/MA dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala MAN 2 Kota Malang M Husnan mengatakan, penelitian Safira lberhasil mengalahkan peserta dari berbagai sekolah di Indonesia. OPSI 2022 meliputi beberapa tahapan, mulai dari seleksi belasan ribu proposal selama 2 bulan.
“Terdapat tiga judul penelitian dari MAN 2 Kota Malang yang berhasil lolos babak final yang diselengarakan selama 22-25 November 2022. Dan di hari pengumuman, Safira Nasywa Mujahidah siswa kelas XII MIPA 8 berhasil memperoleh Medali Emas bidang MST,” kata Husnan.
Prestasi ini, lanjutnya, tidak terlepas kolaborasi yang padu antara civitas akademika MAN 2 Kota Malang yaitu stakeholder, guru, pembina dan alumni yang terus melakukan pelatihan intensif dalam beberapa tahun terakhir. Prestasi ini juga menunjukkan komitmen MAN 2 Kota Malang dalam mempertahankan prestasi di bidang akademik dan mewujudkan generasi unggul.
“Diharapkan pencapaian ini menjadi motivasi setiap insan pendidikan supaya terus giat belajar demi meraih masa depan yang gemilang,” harapnya. (kemenag)

















