
Beberapa dosen seperti Dr Eng Darlis Herumurti dan Rizky Januar Akbar dari Departemen Teknik Informatika ITS, Fardilla Rizqiyah dari Departemen Arsitektur ITS, serta Dr Mahendra Wardhana dari Departemen Desain Interior ITS merupakan tokoh penting dalam pembuatan aplikasi ini. Tak luput, mahasiswa dari masing-masing departemen tersebut turut menjadi salah satu aspek kelancaran kegiatan ini.
Dalam pembuatan aplikasi qVRban, Juru Sembelih Halal Jawa Timur turut dilibatkan untuk mengetahui lebih dalam mengenai proses zabihah ini.
Selain untuk memberikan edukasi kepada siswa, Hadziq menilai bahwa aplikasi ini dapat bermanfaat dalam proses penyembelihan hewan secara halal di masyarakat.
“Aplikasi ini dapat mengurangi biaya untuk belajar namun dapat memberikan gambaran penyembelihan yang serupa dengan aslinya,” imbuhnya.
Tak hanya itu, lokakarya juga dilakukan oleh tim Abmas ITS ini kepada para guru dan siswa SMA Trimurti Surabaya untuk mempertahankan kelanjutan dari pemanfaatan teknologi VR tersebut.
Lokakarya ini akan memungkinkan para guru dan siswa di SMA Trimurti Surabaya dapat membuat maupun mengembangkan modul yang sesuai pembelajaran lebih lanjut lagi dengan dasar yang diberikan.
Selain itu, dalam kegiatan abmas ini juga dilakukan pendampingan sertifikasi halal self-declare bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur.
Pendampingan yang melibatkan PKH ITS ini meliputi beberapa proses mulai dari pengecekan proses dan bahan hingga pengajuan sertifikat halal di Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
“Mahasiswa yang terlibat dalam abmas ini turut mendampingi UMKM hingga mendapatkan sertifikat halal,” tandasnya. (sumber: sindonews)

















