oleh

Hasil Kerjasama, Microsoft Bikin Minecraft untuk Anak Belajar Bahasa Inggris

Jakarta – Pakar dari Cambridge University Press & Assessment berkolaborasi dengan Microsoft dan meluncurkan “Minecraft world” bertema musim dingin yang membantu anak-anak belajar bahasa Inggris.

Setelah meluncurkan “Gormi’s Winter Wonderland”, Cambridge telah dua kali memakai Minecraft sebagai sarana belajar bahasa Inggris. Sebelumnya, Cambridge juga melansir Adventures in English with Cambridge Episode 1 yang sukses memenangkan penghargaan.

Gormi’s Winter Wonderland mengajak anak-anak usia delapan tahun ke atas untuk mempelajari bahasa Inggris lewat permainan teka teki dan sejumlah tes yang berfokus pada keahlian komunikasi di dunia nyata.

“Gormi’s Winter Wonderland” cocok bagi pelajar pemula level A1 dan di atasnya dalam Common European Framework of Reference for languages (CEFR), standar belajar bahasa internasional.

Sejumlah tes dalam permainan ini mendorong pelajar agar melatih keahlian bahasa baru yang mencakup kata baru, kata dalam bentuk baru, susunan kata, isyarat visual, dan keahlian berpikir kritis.

Permainan ini dikembangkan oleh pakar Cambridge yang juga membuat produk materi belajar dan asesmen bahasa Inggris terkemuka di dunia. Gormi, karakter dari Adventures in English with Cambridge – Episode 1, permainan yang dirilis pada 2021 dan sukses memenangkan penghargaan, kini menjadi aktor utama dalam petualangan baru ini. Pemain harus membantu Gormi mempersiapkan pesta musim dingin, serta meningkatkan levelnya dengan menyelesaikan tes dan permainan teka teki dalam permainan tersebut.

Baca Juga:  Badan Bahasa Dukung Terciptanya Insan Kreatif Bidang Kebahasaan

Alex Martin, Product Manager Cambridge, mengatakan jika pihaknya ingin menciptakan pengalaman belajar bahasa Inggris yang menarik, dan Minecraft menjadi platform ideal sebab sangat digemari jutaan anak-anak di seluruh dunia.

“Di’Gormi’s Winter Wonderland’ menyajikan sejumlah tes agar anak-anak mengasah kemampuan bahasa Inggris dengan mempelajari dan menggunakan bahasa dan keahlian komunikasi yang relevan di dunia nyata. Pemain pun diajak untuk memproses makna dari bahasa yang ditemui dalam permainan, serta memakainya demi meningkatkan level. Pengalaman bermain ‘Gormi’s Winter Wonderland’ sangat seru, dan saya optimis, permainan ini menarik minat anak-anak dan orang tua di seluruh dunia,” papar Alex.

Pemain bebas mengeksplorasi dan menyelesaikan permainan teka teki dengan urutan yang dipilihnya. Petunjuk permainan tersedia dalam bentuk “ramalan cuaca” yang dapat ditemukan di seluruh iglo.

Pemain harus bermain dengan cermat dan mencoba sebuah aktivitas lebih dari satu kali supaya berhasil meningkatkan level.

Menurut Alex, anak-anak sebaiknya tidak terlalu berfokus pada kekeliruan yang dilakukannya. “Ketika belajar bahasa, kita gampang menyerah saat melakukan kekeliruan. Namun, kekeliruan menjadi unsur penting dalam belajar bahasa. Itu sebabnya, pemain diajak agar mencoba kembali jika gagal menyelesaikan suatu tes dalam permainan ini.” katanya. (viva/Pict: cnet)

Baca Juga:  Edukasi Penanganan Sampah Plastik Sejak Usia Dini Dapat Jadi Solusi