Menyiasati Animo Generasi Muda Pengguna Radio Komunikasi, Ini Kata Pegiat

Berita Daerah1589 Dilihat

PADANG PANJANG – Rendahnya minat generasi muda menjadi pegiat komunikasi radio dua arah, menjadi topik menarik dalam perbincangan dengan Sunarso Mintaraga, salah seorang aktivis Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Padang Panjang beberapa waktu lalu.

“Penggunaan radio dua arah dapat saja jadi booming kembali seperti beberapa dekade lalu asalkan organisasi radio memiliki kemasan yang menarik. Tentunya melalui program kegiatan yang langsung bersentuhan dengan kepentingan warga seperti anak muda yang suka hal-hal baru,” sebut purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Pembantu Letnan Dua itu.

Selain kemasan baru yang harus diberikan oleh para pegiat radio komunikasi, sebut Sunarso yang sejak masih aktif berdinas di TNI telah memegang urusan komunikasi tersebut.

Menurut pemegang callsign JZ03FAJ itu, urusan penggunaan radio komunikasi saat ini seolah hanya diperuntukkan bagi elemen-elemen khusus seperti stakeholder kebencanaan dan lembaga-lembaga tertentu.

“Padahal, dalam banyak kesempatan dan kegiatan anak muda, hal itu tentu bisa diperkenalkan kembali. Jadi pengguna-pengguna baru di kalangan anak muda, tidak lagi menganggap alat komunikasi berupa radio itu seperti barang jadul,” sebutnya.

Dijelaskan Sunarso, kegiatan-kegiatan pengenalan penggunaan radio komunikasi itu, dapat saja dilakukan oleh organisasi terkait melalui giat bersama elemen pendidikan dalam berbagai hal.

“Contohnya kegiatan pencinta alam yang ada di sekolah-sekolah setingkat SLTA, tentu ini akan menjadi menarik bagi mereka ketika organisasi radio turut berdampingan dengan mereka dalam memperkaya keterampilan komunikasi emergency,” imbuhnya.

Kalau di kalangan pendidikan telah mulai banyak kegiatan, bisa dilanjutkan pada organisasi-organisasi pemuda di tiap kelurahan.

“Bisa melalui karang taruna juga. Kita ajak mereka untuk memahami pentingnya alat komunikasi seperti radio dua arah ini. Mereka akan paham, radio komunikasi akan bermanfaat besar ketika terjadi hal-hal yang bersifat emergency,” tegasnya.

Sebutnya lagi, “Bila tidak ada terobosan-terobosan yang jelas, dipastikan anomo generasi muda sebagai pengguna radio komunikasi akan semakin hilang. Dan organisasi radio ini kian lama kian hilang dari peredaran.” (*)

Blibli.com
Blibli.com