Satuan Pendidikan Vokasi Hasilkan Produk Dalam Negeri Berkelas Global

Berita Nasional816 Dilihat

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi terus mendorong upaya penggunaan produk dalam negeri.

Melalui kebijakan Merdeka Belajar, ekosistem inovasi di satuan-satuan pendidikan vokasi terus dikuatkan hingga mampu menghasilkan produk-produk dalam negeri yang tidak hanya telah dimanfaatkan secara luas di dalam negeri, tetapi juga merambah hingga luar negeri.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, pada sambutan secara virtual pada Seremoni Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI/BBWI) X Vokasifest 2024 mengatakan, satuan pendidikan vokasi baik di jenjang SMK maupun perguruan tinggi, merupakan salah satu platform inovasi untuk mendukung dan mengembangkan produk-produk buatan Indonesia.

Menurutnya, banyak produk hasil inovasi dan kreativitas dari peserta didik dan mahasiswa vokasi yang kini telah dimanfaatkan secara luas, baik di dalam negeri maupun hingga luar negeri.

Oleh karena itu, lanjut Nadiem, Kemendikbudristek mengajak semua pihak untuk terus bersama-sama menguatkan dan memajukan pendidikan vokasi di Indonesia.

“Dengan menguatkan pendidikan vokasi, kita turut menumbuhkan rasa bangga atas produk buatan Indonesia. Mari terus lanjutkan Gernas BBI/BBWI dan gerakan memajukan pendidikan Indonesia,” ujar Nadiem pada Seremoni Harvesting Gernas BBI/BBWI X Vokasifest 2024, Sabtu lalu.

Menurut Nadiem, saat ini Kemendikbudristek terus melakukan berbagai terobosan untuk menguatkan ekosistem inovasi di pendidikan vokasi. Salah satunya adalah melalui program SMK Pusat Keunggulan yang telah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 1,7 juta peserta didik di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Nadiem menambahkan, manfaat tersebut di antaranya adalah memberikan kesempatan yang lebih luas untuk melakukan praktik kerja lapangan di dalam berbagai perusahaan kelas dunia, dan melakukan pembelajaran yang lebih relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka.

Selain itu, di jenjang pendidikan tinggi, mahasiswa vokasi juga mendapatkan kemerdekaan yang lebih luas untuk belajar di luar kampus melalui program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, mengatakan bahwa sebagai ajang tahunan, Vokasifest 2024 menjadi ajang untuk memperkenalkan pendidikan vokasi sebagai solusi dalam menghadapi berbagai tantangan dan persoalan di masyarakat.

“Kami hadir di seluruh lini, bahwa pendidikan vokasi tidak hanya menyiapkan lulusan yang siap bekerja tetapi juga menjawab berbagai tantangan termasuk kewirausahaan,” kata Dirjen Kiki. sp)

Blibli.com
Blibli.com