Satu Tahun Banjir Lahar Dingin Marapi, Nova Indra: Perlu Dibentuk Forum Warga Siaga Bencana

Berita Daerah3031 Dilihat

PADANG PANJANG – Menyikapi beragam potensi bencana yang mengancam lini kehidupan masyarakat di Kota Padang Panjang, semua pihak diharapkan dapat menjadi lebih dewasa dalam bersikap dan bersinergi.

Hal itu disampaikan Direktur Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati, Nova Indra, saat dihubungi media ini sekaitan dengan peringatan sau tahun banjir lahar dingin Marapi. Diketahui, bencana banjir lahar dingin Marapi yang terjadi 11 Mei tahun lalu, telah merenggut puluhan nyawa warga dan membuat beberapa daerah di kaki Marapi lumpuh.

“Ini pelajaran yang harus kita ingat dengan baik. Kesiapan dan kesiapsiagaan seluruh pihak, sangat penting dalam menyikapi tingkat kerawanan bencana yang ada di daerah ini,” demikian sebut penulis buku Langkah Strategis Mitigasi Bencana Kota Padang Panjang itu.

Selain blueprint mitigasi yang benar-benar mampu menjawab ancaman bencana yang dapat saja datang tiba-tiba, ia mengatakan, Padang Panjang sebagai salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, haruslah memiliki kesiapakn di tingkat masyarakat.

“Seperti daerah lain, ada forum warga yang dibentuk pemerintah untuk terus bersiaga dalam segala kondisi. Forum ini, terdiri dari unsur pemerintah, elemen warga atau organisasi masyarakat, pihak media sebagai corong informasi, akademisi sebagai elemen yang selalu siap mengkaji bencana, dan lainnya yang selaras,” papar pria yang juga pegiat radio komunikasi dua arah itu.

Forum tersebut, sambungnya, selain bersinergi dengan segala bentuk informasi dan kesiapan dalam tanggap bencana, otomatis akan menyederhanakan tugas-tugas pemerintah.

“Jadi ketika terjadi bencana, semua elemen telah siap untuk melakukan tanggap darurat secara prosedural. Tidak melulu pemerintah dengan segala kelengkapannya yang akan menjadi tumpuan utama,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi Padang Panjang yang dilalui oleh Sesar Besar Sumatra atau Patahan Semangko, serta berada dekat dengan Gunung Marapi yang hingga kini terus erupsi, seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah dalam menciptakan kesiapsiagaan terhadap bencana.

“Kalau diharapkan pertugas BPBD saja, saya yakin, tidak akan mampu melakukan penanganan pada kejadian-kejadian bencana. Kita harus perkuat masyarakat melalui forum yang terdiri dari berbagai elemen itu,” pungkasnya. (*)

Blibli.com
Blibli.com