Gempa Bitung: Sekolah Panik, Siswa di Ternate Dipulangkan

Peristiwa3799 Dilihat

TERNATE – Akibat gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo (diperbarui menjadi M7.3) mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, dirasakan hingga Maluku Utara, Kamis (2/4/2026, pukul 05.48 WIB.

Guncangan yang cukup kuat juga dirasakan di Kota Ternate dan memicu kepanikan warga, termasuk di sejumlah sekolah dasar.

Berdasarkan data BMKG melalui Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, episenter gempa berada pada koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur. Lokasinya sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 62 kilometer.

Di Kota Ternate, getaran gempa yang menyebabkan tsunami di beberaa daerah itu dirasakan cukup kuat di sejumlah sekolah, di antaranya SD Negeri 3, 4, 8, dan 10. Para siswa dan guru sempat panik, terutama mereka yang berada di lantai dua gedung sekolah.

Salah seorang guru SD Negeri 3 Ternate, Hasniati mengungkapkan, saat gempa terjadi, para guru langsung mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi siswa ke area terbuka.

“Kami sangat takut karena getaran sangat kuat, jadi anak-anak kami minta semuanya ke lapangan sampai situasi aman,” ujarnya seperti dikutip dari RRI.

Menurutnya, seluruh siswa diarahkan menuju lapangan sekolah sebagai titik kumpul darurat. Para siswa mengikuti instruksi guru dengan tertib meski dalam kondisi panik.

Beberapa saat setelah gempa, sejumlah orang tua datang ke sekolah untuk menjemput anak-anak mereka. Pihak sekolah kemudian mengambil kebijakan untuk memulangkan siswa lebih awal demi keselamatan.

“Keputusan dari kepala sekolah dan guru, anak-anak diizinkan pulang lebih dulu sampai situasi aman, karena informasinya juga berpotensi tsunami, jadi lebih baik mereka berada di rumah masing-masing,” kata Hasniati.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta otoritas terkait.(rri/ist)

Blibli.com
Blibli.com