Seni Budaya Menggema di Pelepasan Kelas IX Pondok Pesantren IC Muhammadiyah Kinali

Seni Budaya79 Dilihat

PASAMAN BARAT — Bukan sekadar seremonial pelepasan biasa. Siang itu, halaman Pondok Pesantren Islamic Centre Muhammadiyah (ICMU) Kinali berubah menjadi panggung budaya yang hidup dan berdenyut, mempertontonkan kekayaan seni Minangkabau yang agung sekaligus membuktikan bahwa di antara hafalan Al-Qur’an dan ilmu agama.

Tepuk tangan meriah, decak kagum, bahkan teriakan takjub silih berganti meledak dari bibir para hadirin sepanjang acara berlangsung.

Momen Pelepasan Kelas IX Pondok Pesantren Islamic Centre Muhammadiyah Kinali kali ini, dirancang bukan hanya sebagai ajang perpisahan, tetapi sebagai perayaan budaya yang penuh ruh dan makna. Satu per satu penampilan seni disajikan dengan apik, dari yang anggun dan penuh wibawa, hingga yang memompa adrenalin dan membuat napas sesaat tertahan.

Tari Pasambahan dan Silek Galombang: Menyambut Tamu Agung dengan Penghormatan Tertinggi

Acara dibuka dengan penampilan yang langsung mencuri perhatian: Tari Pasambahan yang diiringi Silek Galombang, dua warisan budaya khas ranah Minang yang telah berusia ratusan tahun dan masih berdiri megah hingga hari ini.

Pasambahan dalam tradisi Minangkabau bukan sekadar tarian, ia adalah ritual penghormatan, ucapan selamat datang yang paling tulus dan paling bermartabat yang bisa diberikan kepada tamu agung.

Para penari melangkah dengan gerakan yang terukur namun sarat makna, setiap ayunan tangan, setiap langkah kaki, adalah bahasa tubuh yang berbicara tentang penghormatan, kebersamaan, dan kebanggaan akan identitas budaya yang tak lekang oleh waktu.

Di sisi lain, para pesilat Silek Galombang bergerak dengan gagah, gerakan bela diri khas Minang yang dipadukan secara harmonis dengan irama musik tradisional, menciptakan paduan yang memukau antara keindahan dan keberanian.

Para tamu agung yang hadir tampak terkesan, beberapa di antara mereka tersenyum kagum, mengangguk-angguk penuh apresiasi menyaksikan bagaimana generasi muda Kinali membawa tradisi leluhur dengan begitu elegan dan penuh kebanggaan.

Tapak Suci Putra Muhammadiyah: Altar Ilsanul Resa dan Wafiq Fadil Hadirkan Penampilan yang Memukau dan Epic

Jika penampilan sebelumnya memukau dengan keanggunan, maka penampilan Tapak Suci Putra Muhammadiyah hadir dengan energi yang sama sekali berbeda, penuh tenaga, penuh api, dan membuat seluruh ruangan seolah ikut bergetar. Dua nama langsung menyita perhatian: Altar Ilsanul Resa dan Wafiq Fadil.

Blibli.com
Blibli.com