
Jakarta – Penghargaan adipura diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya kepada Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor, SE.
Penyerahan Piala Adipura itu digelar pada acara penganugerahan Adipura 2022 di auditorium dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Selasa (28/2).
“Pemberian penghargaan ini yakni karena keseriusan dalam menata kota dan melakukan penghijauan serta semangatnya dalam mempercantik kota. dalam kurun waktu 2021 – 2022,” ujar Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor.
“Sejumlah sudut di Kabupaten Humbang Hasundutan terutama kota Dolok Sanggul kita benahi, mulai dari penataan taman, kemudian pemanfaatan ruang terbuka hijau, serta peningkatan fasilitas umum yang ke semuanya oleh Pemkab Humbang Hasundutan selalu ditata dengan baik,” imbuhnya.
Dosmar Banjarnahor menambahkan, keberhasilan meraih Adipura merupakan hasil kerja keras dan kekompakan OPD, khususnya para petugas kebersihan yang selama ini bekerja dengan serius.
“Kita juga mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan OPD terkait yang turut menyukseskan Humbang Hasundutan mendapat Adipura ini,” paparnya.
Dosmar memaparkan, penghargaan yang diraih ini tidak semata mata menjadi tujuan, tetapi menjadi momentum memicu semangat untuk terus meningkatkan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha dalam menjaga kebersihan kota dan mengelola lingkungan hidup dengan baik, terutama kebersihan lingkungan sekitar.
“Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada semua elemen masyarakat Kabupaten Humbahas, secara khusus untuk petugas kebersihan yang sangat hebat dan luar biasa, Kepala desa dan semua perangkat, kepala sekolah, guru, dan semua murid, para Camat dan stafnya dan lain-lain,” ucapnya dengan bangga.
“Bahwa penghargaan Adipura bisa diperoleh Kabupaten Humbang Hasundutan karena keterlibatan dan peran aktif semua pihak antara pemerintah dan masyarakat. Dan ini baru awal yang baik, mari kita tingkatkan dan jaga kebersihan dimulai dari lingkungan rumah tangga,” tutup Dosmar Banjarnahor(*/theo)



















