Menengok Kisah Kades Teladan yang Pilih Jadi Guru Honorer

Berita Daerah479 Dilihat

‘’Meskipun sudah menjadi kades, saya juga masih aktif mengajar disini. Tetapi hanya tiga hari dalam seminggu,’’ ujar Urip yang mengampu bidang studi Agama sejak tahun 2012.

Semboyan Kemenag ikhlas beramal pun tak pernah hilang dari sanubarinya. ”Dengan ikhlas beramal. Yakinlah Allah SWT akan membalas semua kebaikan dan kinerja kita selama ini,” tuturnya.

Kerjasama dengan madrasah pun kerap ia lakukan untuk mensukseskan program bagi masyarakat. Mulai dari program kesehatan, pendidikan, bimas, program siskamling, program penyuluhan hukum seperti penyuluhan bahaya narkoba, hingga pelayanan kesehatan gratis.

Kepada Kakanwil Bengkulu, sebagai guru, Urip pun mengungkapkan harapannya bagi madrasah. “Kami berharap Kemenag Provinsi Bengkulu untuk dapat meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana di madrasah, khususnya MTs N 3 Manna. Seperti sarana jaringan internet, fasilitas perpustakaan serta sarana penunjang lainnya,” ujar Urip.

‘’Ini semua untuk kepentingan kita bersama, kepentingan masyarakat serta kepentingan generasi penerus kita,’’ imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Bustasar pun menyampaikan bahwa Kemenag berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas madrasah. Kakanwil pun berpesan agar seluruh pendidik di madrasah dapat melakukan peran terbaiknya dalam melayani masyarakat. “Terpenting layani masyarakat dengan 5S senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Karena 5 S adalah budaya yang harus kita kembangkan,” pesan Kakanwil. (pmk)

Blibli.com
Blibli.com