SMA Mathla’ul Anwar Margahayu Utamakan Pembentukan Karakter, Skill Kemudian

Berita Daerah700 Dilihat

Ditanya tentang sejauh mana kesiapan SMA Mathla’ul Anwar Margahayu jika saatnya pemerintah telah mengizinkan untuk adanya KBM tatap muka atau kegiatan Luring (luar Jaringan), Mahmud mengatakan bahwa SMA Mathla’ul Anwar Margahayu tentu sangat siap untuk pembelajaran secara luring, karena pembelajaran  ini sangat ditunggu-tunggu baik oleh guru ataupun oleh siswa. Semua merindukan sekolah dengan tatap muka. Persiapan yang akan dilakukan tentunya sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh pemerintah dengan menyediakan dan menggunakan protokol kesehatan yang maksimal.

“Untuk itu SMA Mathla’ul Anwar Margahayu dalam rangka penanggulangan dan pencegahan covid-19 telah melaksanakan beberapa prosedur pencegahan penularan virus yang telah menggegerkan dunia ini sebagaimana yang telah menjadi aturan protokol kesehatan yaitu, yang pertama diwajibkan menggunakan  masker setiap memasuki lingkungan sekolah, cek suhu tubuh, cuci tangan menggnakan sabun atau menggunakan hand sanitizer,menjaga jarak minimal 1,5 meter dan tidak melakukan kontak fisik dengan sesama,” ungkapnya.

SMA Mathla’ul Anwar Margahayu, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Mathla’ul Anwar Pesantren Palgenep Margahayu ini beralamat di Jalan Terusan Kopo Margahayu no. 302 Kabupaten Bandung. Sebagai sekolah yang memiliki khas dengan  keagamaannya, SMA Mathla’ul Anwar Margahayu dalam proses pembelajaran selalu dimulai dengan  pembiasaan-pembiasaan di antaranya adalah sebelum kegiatan belajar semua peserta didik diwajibkan  memasuki masjid untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an , tahfidz, Murojaah dan Asmaul husna yang dimulai dari pukul 06.30 WIB sd. 07.00, setelah itu masuk kelas dan di sela-sela pergantian belajar siswa melaksanakan muroja’ah (pengulangan) hafalan Al-Qur’an yang tadi pagi dibacakan bersama-sama di dalam masjid, karena targetnya lulusan SMA Mathla’ul Anwar Margahayu hafal  Al-Qur’an minimal juz 30. Kemudian, pada waktu istirahat mereka dianjurkan untuk melaksanakan shalat duha.

 

Setelah proses pembelajaran berakhir, seluruh siswa diwajibkan shalat duhur berjamaah di masjid sekolah, setelah shalat duhur berjamaah siswa pulang ke rumahnya masing-masing kecali yang mengikuti kegiatan lain seperti ekstrakurikuler, kerja kelompok ataupun diskusi. Setiap hari Sabtu, siswa diharuskan mengikuti kegiatan latihan muhadoroh atau berpidato yang dipimpin langsung oleh pembina keagamaan, yaitu Ust. Budi Setiawan, S.Ag.

Masih kata Mahmud juga, dengan memiliki karakter serta skill yang baik, diharapkan lulusan SMA Mathla’ul Anwar bisa diterima di masyarakat dan mereka bisa menjawab tantangan zaman  yang akan mereka hadapi.

Mahmud Yusup, sebagai kepala sekolah baru di SMA Mathla’ul Anwar Margahayu menggantikan kepala sekolah lama, yang mana Mahmud sendiri bukanlah orang baru di sekolah tersebut, sebelumnya ia adalah wakasek bidang kesiswaan, sehingga sosok Mahmud sudah tidak asing lagi bagi sekolah baik dengan tenaga pendidik, tenaga kependidikan,ataupun dengan peserta didik itu sendiri. Obsesinya  ingin menjadikan sekolah yang ramah, ramah gurunya, siswanya, dan juga lingkungannya. Sehingga diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang unggul dalam Karakter dan Unggul dalam Prestasi.

Dengan karakter yang baik tentunya para siswa akan memiliki nilai sosial yang tak terangkakan, sedangkan dengan prestasi, baik akademik ataupun non-akademik siswa dibekali dengan nilai yang terangkakan. Dengan demikian, Insya Alloh mereka akan menjadi lulusan yang rahmatan lil aalamiin. (YD)

Blibli.com
Blibli.com