Pembelajaran Tahun Akademik Semester Genap 2020-2021 Menurut SKB 4 Menteri

Berita Nasional835 Dilihat

Blended learning merupakan opsi yang paling mungkin dilakukan untuk mengatasi kejenuhan peserta didik yang telah lama belajar dari rumah karena mereka berkesempatan untuk sesekali melaksanakan PTM di sekolah dan bertemu dengan guru dan teman-temannya.

Pemenuhan kebutuhan psikologis anak untuk bersosialisasi dengan guru dan temannya ini akan berdampak positif bagi motivasi belajarnya. Untuk dapat melaksanakan pembelajaran yang bermakna secara blended, guru ditantang untuk dapat mengembangkan konten pembelajaran berbasis IT. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi guru dan dosen khususnya bidang IT.

Kompetensi penguasaan IT, menurut Agus Sartono, diarahkan untuk mengembangkan konten pembelajaran. Guru-guru yang ada di Kelompok Kerja Guru (KKG) atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) perlu dilibatkan. Pengembangan konten belajar selanjutnya di unggah di portal Rumah Belajar milik Kemendikbud.

“Pengembangan konten belajar akan memberi siswa sumber ilmu yang beragam dan berkualitas, dan akan mempercepat diseminasi ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi “, tutur Agus.

Tantangan lain yang dihadapi dalam proses belajar di tengah pandemi yaitu masih banyaknya satuan pendidikan yang tidak memiliki akses internet. Mengacu data gabungan dari Kemendikbud dan Kemenag terdapat 56.341 sekolah dan madrasah yang tidak memiliki akses internet. Selain itu dari total populasi guru 2,7 juta guru, baru 239 ribu guru yang aktif mengakses platform resmi dari pemerintah yang disediakan sebagai ruang virtual bagi guru untuk berbagi materi ajar, rencana pembelajaran dan praktik baik pembelajaran pada masa pandemi. Hal ini sangat krusial dalam pembelajaran di tengah pandemi.

”Oleh karena itu, Kemendikbud perlu memastikan platform yang ada dapat menjangkau guru-guru di area blankspot untuk mengurangi disparitas mutu antarwilayah”, pungkas Agus. (*/pmk)

Blibli.com
Blibli.com