
“Tentunya bukan itu saja, dengan kita menanam pohon tentunya pohon itu dapat menyimpan air tanah. Disamping itu juga dalam hal keindahan, dengan adanya pohon-pohon yang indah, tertata rapi tentunya akan membuat indah dan sedap dipandang mata dan kita juga akan terlindungi dari panas matahari,” tambah Asep waktu itu.
Dijelaskannya juga, pelaksanaan kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di SMAN 1 Soreang tersebut juga mereliaslisasikan himbauan dari Gubernur jawa Barat agar setiap ASN ikut andil dalam Gerakan ASN Tanam Pohon yang bertepatan dengan hari Bumi. Kegiatan penanaman pohon yang melibatkan guru dan Tenaga Kependidikan dari sekolah tersebut terkumpul 100 lebih pohon hasil sumbangsih dari guru dan TU SMAN 1 Soreang Kabupaten Bandung.
Gerakan kembalikan bumi hijau yang diselenggarakan ASN dilingkungan SMAN 1 Soreang Kabupaten Bandung tersebut diagendakan adalah penanaman disekitar sekolah terlebih dahulu, selanjutnya jika nanti lingkungan dan sekolah sudah tidak ada lagi lahan barulah kita keluar lingkungan sekolah.

“Di mana saja kita temukan lahan yang kelihatan gersang kita tanami pohon ini, kebetulan jenis pohon yang akan kita tanam ini adalah pohon Glodokan, yang mana pohon ini dari sipatnya ia tidak banyak memakan lahan yaitu akarnya tidak menyebar, namun akarnya tersebut menusuk kebawah tidak akan merusak tanaman atau bangunan jika ia tumbuh besar nanti,” imbuhnya.
“Kebetulan untuk lingkungan sekolah, sesungguhnya kita hanya melengkapi saja karena di lingkungan sekolah pada dasarnya sudah hijau dengan pohon-pohon yang ada, seperti pohon Ketapang, kai hujan, cemara, mangga, lengkeng, jambu, dan pohon lainnya,” kata Asep lagi.



















