Dilandasi Iman dan Takwa, SMK Yadika Soreang Bekali Siswa dengan Skill Sesuai Kompetensi

Berita Daerah869 Dilihat

Sebagai sekolah yang bertekad untuk menghasilkan alumni yang siap bekerja dan siap untuk melanjutkan pendidikan, karena siswa SMK Yadika Soreang dalam hal ini dibekali dengan skill masing-masing sesuai dengan kompetensinya. Yang tentunya juga dilandasi dengan pondasi iman dan taqwa, serta keterampilan pemenfaatan teknologi terkini.

Siswa SMK Yadika Sorenag juga biasa dan terlatih dengan etos kerja tinggi yang dibentuk oleh lingkungan sekolah yang disiplin, beradab, berbudaya, taat aturan, menuntut untuk efektif, kreatif, inovatif, dan transformatif terhadap kondisi yang dinamis. Siswa SMK Yadika pun dapat mengakses fasilitas pendidikan yang lengkap sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Dengan sistem Full Day School yang telah dilaksanakan sejak awal berdirinya sekolah ini, SMK Yadika dalam hal kegiatan PBM hanya dilaksanakan selama 5 hari saja dalam satu minggu.

Dalam rangka menghasilkan alumni yang memiliki kecerdasan dan keterampilan secara menyeluruh, SMK Yadika Soreang juga membekali peserta didiknya dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler di antaranya adalah, Casual, Hadroh, Robotik, Achery, Paskibra, Batminton, Jurnalistik, Volley Ball, Basket Ball, Culinary Art, English Club, PC Netwoking, Culinary Class, Karawitan “Koseka”, Seni Baca Qur’an, Programing Class, Futsal Putra Putri, Pencita Alam, Soulmath Matematika, Bandung Karate Club, Pencak Silat, dll.

Para guru SMK Yadika foto bersama.

Dalam hal kelengkapan sarana dan prasarana, SMK Yadika adalah termasuk salah satu SMK yang memiliki sarana praktek yang terlengkap di Kabupaten Bandung, seperti adanya Lab. Akutansi, Lab. Software, Lab. Perhotelan. Front Office, sarana parkir yang luas, Masjid, Gedung sekolah 4 lantai, serta Wifi.

Dikatakan juga oleh Didin, bagi orang tua yang akan menitipkan anaknya ke SMK Yadika untuk menuntut ilmu, mereka juga bisa mengisi pendaftaran secara online melalui web yang sudah disediakan oleh sekolah. “Atau bisa juga melihat informasi melalui Facebook, Youtube SMK Yadika Soreang, Web: smkyadikasoreang.sch.id atau ke istagram @smkyadikasoreangofficial,” sambungnya.

Di akhir, saat ditanya bagaimanakah  agar sekolah kejuruan tetap dapat menghasilkan siswa yang siap untuk bekerja dan melanjutkan, Didin mengatakan bahwa khususnya untuk SMK kita tetap bisa melakukan praktikum secara berkala, yang mana kita harus membagi hanya maxs 50% siswa yang praktek kejuruan. “Mereka secara bergilir, tidak boleh berbarengan. Yang paling penting target praktikum tetap tercapai sesuai apa yang diharafkan,“ jelasnya.

Didin Berharap, semoga saja semua ini sebera cepat berlalu. Anak anak dapat bersekolah dengan nyaman. namun untuk saat ini. “Semoga semua dapat mematuhi semua protap pencegahan penularan Covid-19 secara betul dengan kesadaran bersama,” tandasnya.(YD)

Blibli.com
Blibli.com