Cek! Ini Persyaratan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Berita Nasional1354 Dilihat

Lalu mengakses informasi penetapan perguruan tinggi penerima, menuju ke lokasi perguruan tinggi penerima untuk mengikuti pembelajaran secara luring dan atau daring, serta mengikuti kegiatan Modul Nusantara sesuai jadwal bersama dosen pembimbing dan mentor.

“Tahun ini program Pertukaran Mahasiswa Merdeka akan dikemas lebih menarik dan lebih beragam kegiatannya, baik itu Modul Nusantaranya maupuan mata kuliah yang dikemas,” imbuh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti, Aris Junaidi yang menjadi moderator untuk dua orang mahasiswa alumni program Permata Sakti 2020.

Permata Sakti adalah program pertukaran mahasiswa antar perguruan tinggi se-Indonesia di bawah kewenangan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti, Kemendikbudristek.

Permata Sakti adalah kepanjangan dari program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi yang berlangsung sejak tahun lalu. Mengusung tujuan yang sama, tahun ini program tersebut ditingkatkan kualitasnya untuk menjangkau cakupan 20.000 mahasiswa dan diberi nama Pertukaran Mahasiswa Merdeka.

Perwakilan alumni Permata Sakti, Bertha Virginia Yosmar dari Universitas Atmajaya, Jogjakarta yang tahun lalu berkesempatan kuliah di London School of Public Relations menceritakan pengalamannya. Menurut Bertha, dengan belajar mata kuliah lintas jurusan, ia berkesempatan untuk mengeksplorasi potensinya lebih luas lagi.

Tak hanya itu, pengalaman yang ia dapat ketika berkenalan dengan mahasiswa dari latar belakang budaya maupun geografis yang berbeda memberi kesan tersendiri.

“Kita mengenal kekayaan budaya meski secara daring dengan banyaknya manfaat dan pengalaman baru yang diperoleh membuktikan bahwa program ini tidak membatasi kami untuk menggali ilmu. Sebagaimana konsep Kampus Merdeka: Merdekakan Peluang, Merdeka Belajar,” ucapnya seraya berharap koneksi dan kerja sama antar sesama mahasiswa program ini terus berjalan dengan baik.

Berikutnya, Luthfania Andriani, mahasiswa Hubungan Internasional, Universitas Hasanuddin mengungkapkan bahwa banyak manfaat yang ia dapat dari program pertukaran mahasiswa.

Blibli.com
Blibli.com