Simposium Merdeka Belajar, Peran Aktif Pelajar dalam Penanganan Pandemi

Berita Nasional602 Dilihat

“Sudah puluhan ribu kita gerakkan mahasiswa untuk berperan dalam penanganan pandemi Covid-19,” kata Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek, Aris Junaidi.

Salah satu kebijakan penting, menurut Aris, adalah peningkatan kapasitas rumah sakit pendidikan, sebagai rujukan perawatan pasien Covid-19. Kebijakan selanjutnya adalah memobilisasi mahasiswa di bidang kesehatan. Kemudian, mobilisasi mahasiswa, khususnya mahasiswa kesehatan, untuk membantu penanganan Covid-19 bersama pemerintah.

“Kita langsung bekerja sama dengan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI),” ucapnya.

Bersama ISMKI, Kemendikburistek membentuk platform Relawan Covid-19 Nasional (RECON) yang diminati oleh para mahasiswa. Aris mengatakan, total 15 ribu mahasiswa hasil perekrutan dialokasikan ke berbagai peran. Sebanyak 3 ribu relawan menjadi Duta Edukasi Perubahan Perilaku.

Selain itu, 8 ribu mahasiswa mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Covid-19 sebagai Duta Edukasi Perubahan Perilaku atau membantu peningkatan literasi dan numerasi.

Selain itu, Aris juga menyampaikan, sebanyak 13 ribu mahasiswa program kedokteran spesialis terlibat dalam penanganan Covid-19 di rumah sakit pendidikan. Peran penting juga diambil 1.000 mahasiswa kesehatan untuk program kampus lacak Covid-19 yang merupakan kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sony Harry B. Harmadi mengatakan Duta Perubahan Perilaku telah mencapai 110.797 orang yang tersebar di 34 provinsi dan 429 kabupaten dan kota.

Tugas mereka antar lain (1) menjadi teladan bagi masyarakat; (2) mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19 serta bagaimana upaya pencegahannya dengan menerapkan protokol kesehatan; serta (3) membantu posko di Desa dan Kelurahan dalam pelaksanaan PPKM mikro.

Yang paling penting juga, lanjut Sony adalah para pemuda yang terlibat ini diajak untuk memenuhi protokol kesehatan.

“Anak muda yang hebat ini harus membuktikan dirinya selain bisa menjadi teladan, mereka mau mengedukasi masyarakat, dan mereka berperan penting dalam penanganan Covid-19 setidaknya dengan mematuhi protokol kesehatan,” terangnya. (SP)

Blibli.com
Blibli.com