Permendikbudristek 30 Tahun 2021, Wujudkan Lingkungan Perguruan Tinggi Aman dari Kekerasan Seksual

Berita Nasional740 Dilihat

Khaerul Umam Noer, Dosen Magister Ilmu Administrasi Fisipol Universitas Muhammadiyah Jakarta, menuturkan, salah satu upaya pencegahan kekerasan seksual adalah dengan mengajarkan anak berkata ‘tidak’ sedini mungkin. “Sehingga jika dosen mengajak ke suatu tempat yang tidak umum dilakukan, mahasiswa berani menolak. Pun jika terpaksa, sebaiknya tidak datang sendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, disebutkan bahwa semua kegiatan akademik di luar jam kerja, di luar jam kantor, atau jam kuliah harus sepengetahuan Kepala Program Studi (kaprodi).

“Itu menjadi salah satu langkah antisipasi terjadinya tindak kekerasan yang tidak diinginkan,” katanya.

Nobar Virtual dan Webinar pada Puncak Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan diselenggarakan secara daring. Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak 25 November 2021 dengan menggelar lomba Vlog Aksi Nyata dengan tema #GerakBersama untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual di kampus dan diikuti oleh civitas akademika dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan ini berlangsung dari 25 November yang merupakan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan hingga 10 Desember yang merupakan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional.

Nobar Virtual dan Webinar bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kekerasan seksual sebagai isu hak asasi manusia di tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional, serta membentuk kesadaran masyarakat untuk berpihak pada korban kekerasan seksual dan menyampaikan pesan praktik baik terkait inisiasi implementasi Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi.

Di akhir acara kemudian diumumkan pemenang dari Lomba Vlog Aksi Nyata. Pemenang pertama adalah UMN Channel yang berasal dari Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Sumatra Utara. Pemenang kedua adalah Tim Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, yang terdiri dari 1) Meilanie Geofanni Lumingkewas 2) Sadam Fajri Muharram dan 3) Narendra Lintang Samudera. Pemenang ketiga adalah Silvi Ananda Putri Devi, Universitas PGRI Yogyakarta, D.I. Yogyakarta.

Momentum ini diharapkan dapat mengajak semua orang untuk turut terlibat aktif berkolaborasi sesuai dengan kapasitasnya dalam upaya penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan agar aman bersama dan saling menjaga. (SP)

Blibli.com
Blibli.com