
IISMA merupakan salah satu dari tujuh program Kampus Merdeka yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Untuk sampai di titik ini, para mahasiswa harus melalui proses seleksi yang ketat, demikian diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek, Sri Gunani Partiwi.
“Sebagai mahasiswa pilihan, mahasiswa terbaik Indonesia yang dikirim untuk belajar ke luar negeri, kami menaruh harapan yang besar pada adik-adik. Janganlah ini dijadikan sebagai beban, namun sebagai motivasi. Ambillah ilmu sebanyak-banyaknya, baik akademik maupun nonakademik untuk dibawa kembali ke Indonesia dan dibagikan kepada mahasiswa lain, perguruan tinggi, maupun masyarakat sehingga ke depannya bisa memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia,” pesannya.
Selanjutnya, Kepala Program IISMA, Rachmat Sriwijaya, mengucapkan selamat kepada para awardee dan menyampaikan bahwa saat ini mereka telah menjadi bagian dari keluarga besar IISMA.
“Kami percaya dengan intelektual yang anda miliki, ada akan belajar banyak hal, baik budaya, jejaring, serta hal-hal baik yang ada di kampus maupun negara tujuan dan dapat meneruskan nilai-nilai dan praktik-praktik baik tersebut di Indonesia. Kami percaya di masa depan andalah yang akan menentukan kemajuan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Menutup acara pelepasan, Wakil Ketua Program IISMA, Andi Rahardiyan Wijaya, berpesan agar para awardee mematuhi segala aturan administratif maupun keuangan.
“Selain itu, pada saat berada di luar negeri, awardee tetap terikat pada norma-norma di Indonesia, sehingga jika ada pelanggaran, kami tidak akan segan untuk menindak tegas,” pungkasnya. (sumber: laman kemdikbud)



















