
Ia membacakan sambutan Menko PMK Muhadjir Effendy. Dalam sambutannya, Menko PMK menyampaikan apresiasi kepada Kemendikbudristek yang terus mencari terobosan baru dalam rangka melanjutkan pembinaan talenta muda di bidang olahraga khususnya sepakbola meski di tengah suasana pandemi.
“Secara nyata, GSI telah mengimplementasikan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional,” urai Maman.
Melalui GSI, ia meyakini akan melahirkan bakat pesepak bola profesional Indonesia yang tidak hanya andal di tingkat nasional, namun juga mampu diperhitungkan oleh klub sepak bola internasional.
“Menjadi kewajiban pemerintah pusat dan daerah untuk memikirkan aspek pembinaan berkelanjutan dimulai dari pencarian dan pengembangan bakat di tiap daerah hingga ke tingkat nasional,” terang Maman.
Sementara itu, Kepala BPTI Asep Sukmayadi, menyampaikan bahwa GSI tahun 2022 merupakan penyelenggaraan ke-5. GSI tahun 2022 yang diadakan secara luring diikuti oleh 102 peserta terpilih dari 79 SMP di 29 provinsi untuk mengikuti pemusatan latihan (training center) dengan standar pelatihan nasional (pelatnas) serta protokol kesehatan yang ketat.
“Kesuksesan penyelenggaraan GSI tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak seperti Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Satuan tugas (Satgas) Covid-19, Dinas Pendidikan, guru olahraga dan orang tua hebat yang mendampingi dan memotivasi para siswa,” tekan Asep.(SP)



















