
Namun demikian, segala rintangan tersebut akan bisa teratasi apabila guru ada kemauan untuk melakukannya. Terutama, guru hendaklah mengetahui tujuan dari literasi itu. Di antara tujuannya adalah, 1) meningkatkan pengetahuan dengan cara membaca. 2) meningkatkan pemahaman dalam mengambil kesimpulan dari apa yang telah dibaca. 3) meningkatkan kepribadian melalui membaca dan menulis. 4) mengembangkan budaya literasi dalam menulis. 5. Membantu penggunaan waktu luang untuk menulis.
Kemudian, dilihat dalam Education Development Center (EDC), menyatakan bahwa literasi lebih dari sekadar kemampuan baca tulis. Namun lebih dari itu, literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya. Dengan pemahaman, literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia.
Minimal ada 6 Literasi Dasar yang perlu guru ketahui dan dimiliki. Keenam Literasi Dasar tersebut yaitu: Pertama, Literasi Baca Tulis. Literasi baca tulis adalah kecakapan untuk memahami isi teks tertulis, baik yang tersirat tesirat maupun yang tersurat, untuk mengembangkan pengetahuan dan potensi diri.
Kedua, Literasi Numerasi. Literasi numerasi adalah kecakapan dalam menggunakan berbagai macam angka dan symbol yang terkait denagn matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dan barbagai macam konteks untuk kehidupan sehari-hari.
Ketiga, Literasi Sains. Literasi sains adalah kecakapan untk memenuhi fenomena alam dan sosial disekitar kita serta mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah. Keempat, Literasi Digital. Literasi digital adalah kecakapan menggunakn media dengn beretika dan bertanggung jawab untuk memperoleh informasi dan berkonunikasi.
Kelima, Literasi Finansial. Literasi finansial adalah kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep , resiko, keterampilan , dan motivasi dalam konteks finansial.
Keenam, Literasi Budaya dan Kewargaan. Literasi budaya dan kewargaan, adalah kecakapan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa serta memahami hak dan kewajiban sebagai warga Negara.
Literasi dasar ini akan dapat dicapai peserta didik melalui integrasi tiga unsur, yakni, keluarga, sekolah dan masyarakat. Peran ketiga unsur tersebut sangat terlibat erat terhadap perkembangan potensi peserta didik.
Seperti halnya yang sudah diketahui, keluarga adalah pondasi utama dalam pelaksanaan pendidikan terhadap seorang anak. Kemudian potensi tersebut akan dikembangkan dan difasiliatasi oleh sekolah. Masyarakat juga merupakan unsur penting yang dapat mendukung perkembangan potensi anak untuk tetap dapat menjalankan etika dan budaya.
Daftar Bacaan
- Yunus Abidin, Pembelajaran Literasi (Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis.
- Literasi Digital Berbasis Pendidikan (Teori dan Praktik dan Penerapannya): Dumaris E. Mahmud dan kawan-kawan.
Penulis: Kasmawati, S.Ag (Guru PAIBP UPT SD Negeri 05 Rambatan)


















