
PADANG PANJANG – Hari keempat dibukanya posko bantuan dan donasi untuk korban bencana banjir lahar dingin Marapi oleh RAPI Wilayah Padang Panjang, bantuan dari masyarakat pun telah mulai dikumpulkan oleh tim penerima.
“Alhamdulillah, sejak dibuka, masyarakat sekitar Padang Panjang mulai berdatangan ke posko bantuan yang digelar RAPI ini. Kita buka posko langsung di sekretariat RAPI Wilayah Padang Panjang, di Gedung M. Syafei,” sebut Aril, anggota RAPI yang sedang piket siaga bencana lahar dingin Marapi di komplek Gedung M. Syafei Padang Panjang, Sabtu (18/5).
Pemegang callsign JZ03FAR itu mengatakan, setelah empat hari dibuka, bantuan yang masuk baru berupa pakaian.
“Ada sejumlah pakaian yang telah disortir oleh tim. Pakaian laki-laki dan perempuan serta perlengkapan anak,” sebut Aril yang didampingi pemegang callsign JZ03FCS, Suwandi Arizona.
Menurut Aril dan Suwandi, bantuan yang masuk akan diserahkan pada warga yang membutuhkan. “Kita menunggu keputusan pimpinan untuk area yang akan menjadi sasaran penyerahan bantuan nantinya,” sebut Aril diamini Suwandi.

Banjir lahar dingin Marapi yang terjadi tepat satu pekan silam itu, telah merenggut sejumlah korban jiwa.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Rabu (15/5) pukul 12.10 WIB, telah merenggut 67 jiwa.
Sementara, juga tercatat ada sebanyak 20 orang yang dinyatakan hilang dan dalam upaya pencarian. Kemudian, 989 KK terdampak serta 44 orang mengalami luka-luka. (ni)



















