Pembelajaran SDN 10 Dauh Puri Denpasar‎ Gunakan IFP

Berita Nasional6099 Dilihat

DENPASAR – SDN 10 Dauh Puri Denpasar, adalah salah satu yang mendapat Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Pannel (IFP) pada bulan Agustus 2025.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto, menyempatkan diri menyapa para murid kelas 2 yang sedang belajar mata pelajaran PPKN.

Anak-anak begitu antusias dan ikut bernyanyi. Beberapa dari mereka bahkan sudah mulai ingat siapa saja nama Panitia 9 yang merupakan kelompok kecil yang dibentuk 1 Juni 1945 oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) untuk merumuskan dasar negara Indonesia.

Dirjen Gogot yang ada di kelas itu turut bernyanyi bersama anak-anak dan setelah selesai, ia pun mulai berdialog dengan mereka. “Ayo anak-anak, siapa saja yang termasuk Panitia 9?” tanya Dirjen Gogot.

Sebagian dari mereka ada yang ingin menjawab tapi malu-malu sehingga Dirjen Gogot menghampiri mereka ke mejanya. “Namanya, Soekarno, lalu Mohammad Hatta,” jawab beberapa anak bersahutan.

Guru yang mengampu pelajaran, Destri mengaku, pola pembelajaran dengan menggunakan alat bantu seperti IFP terbukti dapat meningkatkan semangat anak untuk berpartisipasi di kelas.

Destri mengatakan, IFP tidak hanya bermanfaat di dalam kelas, namun juga kerap digunakan setiap jumat untuk memandu anak-anak senam bersama di lapangan.

“Ini sangat  membantu pelajaran anak, apalagi saat kita tidak bisa membawa media belajar secara langsung di kelas,” ungkapnya.

“IFP sama layaknya seperti papan tulis, tapi digital. Suaranya jernih, gambarnya bagus dan jelas. Anak-anak makin senang belajar,” ucap Destri seraya berkata, sebanyak 187 anak menggunakan IFP secara bergantian per kelas. Ada satu kelas yang digunakan untuk menaruh IFP yaitu kelas 6. Bagi murid kelas lain dapat menggunakan IFP sesuai dengan giliran kelasnya secara bergantian di ruangan kelas 6.

Atka salah satu murid menuturkan, “Saya lebih senang belajar pakai IFP,” katanya yang menyukai mata Pelajaran PPKN dan bahasa Bali. Senada dengan itu, Moris, teman sebangku Atka, mengatakan bahwa ia suka pakai IFP saat Pelajaran Matematika. (SP)

Blibli.com
Blibli.com