MTs Muhammadiyah Alamanda Apresiasi Pendidik dan Tendik Terbaik di Hari Guru

Berita Daerah2906 Dilihat

KINALI – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional tahun 2025 yang mengusung tema “Merawat Semesta dengan Cinta,” MTs Muhammadiyah Alamanda menggelar momen penghargaan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah menjadi cahaya dalam perjalanan pendidikan madrasah.

Meski Sumatera Barat dilanda cuaca ekstrem selama lima hari terakhir, kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di lapangan ini akhirnya dialihkan ke masjid, menjadikan suasana lebih teduh, hangat, dan penuh kekhidmatan.

Di bawah naungan tema besar yang mengajak seluruh insan pendidikan untuk merawat semesta melalui kasih, dedikasi, dan keteladanan, para guru dan tendik MTs Muhammadiyah Alamanda menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja senyap yang selama ini mereka lakukan.

Penghargaan Guru Inspiratif dianugerahkan kepada Zeli Utari, S.Pd., Mira Suharti, SH.I, dan Rygyan Anshory – tiga sosok yang telah menyalakan lentera ilmu dan harapan di ruang-ruang kelas, mengajar dengan hati yang luas dan keikhlasan yang tidak pernah tampak ingin dipamerkan.

Sementara itu, gelar Guru Berdedikasi diberikan kepada Hanif Wirawan, S.Pd., Tatik Siswaningsih, S.Pd.I, dan Handayani, S.Pd., yang selama ini menunjukkan konsistensi pengabdian yang tidak mengenal lelah. Mereka hadir sebagai teladan diam-diam – yang menjaga ritme belajar, merawat karakter siswa, dan menuntun mereka pada jalan yang lebih terang.

Pada kesempatan yang sama, Rygyan Anshory menerima apresiasi sebagai Musrif Terbaik, sebuah pengakuan atas kepemimpinannya yang hangat namun tegas, kemampuan membimbing santri dengan hati, dan semangat yang tidak pernah padam. Untuk kategori Musrifah Terbaik, penghargaan diberikan kepada Norma Aytu Andita, S.IQ, yang selama ini mengawal pembinaan putri dengan kesabaran dan komitmen yang teruji.

Di sisi lain, gelar Wali Kelas Terbaik disematkan kepada Cherien Ayu Oktaviany, S.Pd., yang menjadi tempat kembali bagi para siswa – mengayomi, mengatur, menenangkan, dan memastikan bahwa setiap anak merasa aman dan dihargai.

Puncak haru terasa ketika penghargaan khusus diberikan kepada Agus Gunawan, S.Pd., Kepala MTs Muhammadiyah Alamanda, atas dedikasi dan kepemimpinan yang telah membawa madrasah tumbuh tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara moral dan spiritual. Dalam semangat Hari Guru Nasional, beliau menjadi simbol bahwa cinta seorang pemimpin pada lembaganya dapat menjelma menjadi kekuatan perubahan yang nyata.

Acara yang berpindah ke masjid ini justru menghadirkan ruang batin yang lebih dalam. Senyapnya ruangan menjadi saksi betapa pendidikan adalah kerja panjang yang tidak selalu terlihat, namun selalu berdampak.

Di tengah cuaca yang tidak bersahabat, apresiasi ini menjadi pengingat tugas mendidik tidak pernah tunduk pada situasi – karena guru adalah mereka yang merawat semesta kecil di hadapannya, satu hati demi satu hati, dengan penuh cinta.

Dengan penghargaan ini, MTs Muhammadiyah Alamanda berharap semangat para guru kian menguat, sejalan dengan tema Hari Guru Nasional 2025. Sebab semesta memang tidak selalu dapat ditenangkan, tetapi pendidikan yang dijalankan dengan cinta akan selalu menemukan jalannya sendiri untuk menerangi.(Kontributor: Zeli Utari)

Blibli.com
Blibli.com