Kolaborasi Exchange Class SMAN 3 Padang Panjang Merambah Negeri Taj Mahal

Berita Daerah596 Dilihat

PADANG PANJANG – SMAN 3 Padang Panjang sukses mengikuti Exchange Class antara tiga sekolah di tiga negara berbeda.

Sekolah-sekolah yang mengikuti program tersebut adalah Sanda Shounkan S.H.S (Jepang), SMAN 3 Padang Panjang (Indonesia), dan Joniskio Ausros Gimnazija (Lithuania/Eropa Utara). Pelaksanaan Exchange Class dilaksanaka secara daring/online via Zoom Meeting.

Bagi siswa SMA Negeri 3 Padang Panjang, hal ini tentunya semakin menyalakan semangat siswa untuk terus berkolaborasi dengan sekolah-sekolah di luar negeri.

Kegiatan Exchange Class merupakan salah satu lanjutan dari berbagai program luar negeri SMAN 3 Padang Panjang. Sebelumnya juga telah dilaksanakan dengan negara- negara lain di antaranya Australia, Korea, Malaysia, Sri Lanka, Pakistan, UK, dan Libanon.

Selain itu, di awal tahun 2026 ini, SMAN 3 Padang Panjang juga melaksanakan Cultural Exchange dengan St. Augustine’s Day School Shymnagar, India.  Pada kegiatan ini melibatkan empat orang guru di dua sekolah yaitu Ms. Sharmitha Maji Basak, Ms. Sanusree Sarkhel dari St. Augustine’s Day School Shymnagar, India serta Ms. Fitra Murni Agus Ramayulis dan Ms. Devi Anggreni dari  SMAN 3 Padang Panjang.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih kurang 30 siswa dari kedua sekolah. Mereka terlibat dalam diskusi hangat terkait Bangunan budaya India dan Indonesia yang memiliki kesamaan dan perbedaan, di antaranya Candi Borobudur, Rumah Gadang, Taj Mahal dan beberapa bangunan budaya bersejarah lainnya. Ada beberapa orang presenter dari SMAN 3 Padang Panjang yaitu Andrea Puspa Ningrum, Carissa Amelia, Raoul Azizan, Aliyah Nazhifa dan Abantika Bose, Utsav Pathak Drishana Sikdar, Ankita Adhikary dari St. Augustine’s Day School Shymnagar, India.

Ini merupakan ajang untuk semua siswa di dua sekolah beda negara untuk bisa menciptakan sikap saling menghormati, menghargai dan toleransi di tengah perbedaan agama, bahasa, ras dan budaya. Pembelajaran online ini sangat efektif, menarik dan bermanfaat. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pengalaman siswa secara holistik. Itu adalah cara terbaik untuk menerapkan ‘warga dunia’ (global citizen).

Program ini memberikan kesan positif dan membahagiakan bagi semua siswa, mereka sangat antusias selama kegiatan dan berharap akan adanya pertukaran pelajar ke depannya. Tentunya kegiatan ini juga didukung penuh oleh kedua kepala sekolah, Rev Rodney Borneo, (Kepala sekolah St. Augustine’s Day School Shymnagar, India) dan Febriace, S. Pd, Kons, M. Pd. (*/edited).

Blibli.com
Blibli.com