FKUB Kota Pariaman Kunjungi Pasaman Barat

Berita Daerah646 Dilihat

PASAMAN BARAT – Pengurus FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Pariaman, dipimpin Buya Mazwar, Rabu (14/5/2025) berkunjung ke pengurus FKUB Pasaman Barat di ruang kerja kepala kantor Kemenag di Simpang Empat.

Kunjungan pengurus FKUB Pariaman ke Pasaman Barat itu, diterima Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Pasaman Barat, yang juga Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Suharjo. Seain itu terlihat Kasi Bimas (Bimbingan Masyarakat) Islam, Asriwan, Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Hilaluddin, dan Pranata Humas Kantor Gusmizar.

Pada kesempatan itu, Suharjo menyampaikan, kondisi serta aktivitas dan program FKUB di Pasaman Barat. Kondisi kerukunan umat beragama di tengah masyarakat, dan hal-hal berkaitan dengan harmonisasi umat berkaitan dengan kerukunan umat beragama di Pasaman Barat.

“Hingga saat ini, dinamika kehidupan umat beragama di Pasaman Barat tetap berjalan harmonis, malah di kawasan Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat, atas tingginya harmonisasi antar sesama warga di kawasan itu, dijadikan sebagai Desa Kerukunan di Pasaman Barat” ujar Suharjo,.

Dijadikannya Mahakarya sebagai Desa Kerukunan di Pasaman Barat, kata Suharjo, merupakan desa percontohan kerukunan umat beragama tingkat Sumatera Barat.

Pasaman Barat, tambah Suharjo, didiami tiga penganut agama. Selain manyoritas beragama Islam, Pasaman Barat didiami masyarakat beragama Katolik, Kristen, dan sebagian kecil umat Budha di komplek perkebunan yang dikelola PT Agrowiratama di Kecamatan Sungai Aur.

“Selain itu, etnis yang mendiami Pasaman Barat didiami suku Minangkabau, keturunan Jawa dan warga beretnis Mandahiling (termasuk Batak dan Tapanuli),” tambah Suharjo.

Ketua rombongan FKUB Pariaman Mazwar, sekaligus Mantan Kabid Penais Zawa (Penerangan Agama Islam dan Zakat Wakaf) Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, menyampaikan,  “Alhamdulillah atas izin Yang Maha Kuasa, pengurus FKUB Kota Pariaman bisa hadir dan bersilaturahmi dengan pengurus FKUB Pasaman Barat.”

“Kami mengetahui, Pasaman Barat memiliki penduduk heterogen, bermacam-macam suku, etnis dan agama. Namun keharmonisan di tengah masyarakat tetap terjaga dengan baik dan harmonis. Seiring hal itu, pengurus FKUB Kota Pariaman ingin mengetahui apa langkah, upaya serta kiat-kiat yang dilakukan agar masyarakatnya tetap kompak,” paparnya.

Mazwar mengatakan, cukup banyak informasi, kiat menjalin kerukunan dari Pasaman Barat yang diperoleh. “Ke depan, pihaknya terus berupaya meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan semua pihak, sehingga kerukunan umat beragama di Pariaman ke depan makin kompak dan kokoh,” tambah Mazwar mengakhiri. (gmz)

Blibli.com
Blibli.com