
PADANG PANJANG – Tour de Patahan Sumatra mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Padang Panjang. Rombongan tour di hari pertama akan disambut dengan suguhan makan siang, sekaligus menyaksikan momen bersejarah peletakan batu pertama tugu 100 tahun gempa Sianok-Sumani 1926.
Dukungan Pemko Padang Panjang tersebut, tergambar dari hasil pertemuan lembaga inisiator Refleksi Satu Abad Gempa Sianok-Sumani bersama Pj. Sekretaris Daerah Padang Panjang, Kuartini Deti Putri, Selasa (23/6/2026) sore di Balaikota setempat.
Hadir pada kesempatan itu dari lembaga inisiator antara lain Kepala BMKG Kelas I Padang Panjang Dr. Suaidi Ahadi, Dekan Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan Unitas Padang, Dr. Osronita, Direktur Alpha Rescue Nova Indra, bersama sejumlah rombongan.
Sementara itu dari pihak Pemko Padang Panjang, Pj Sekda Deti didampingi Kepala BPBD-Kesbangpol Padang Panjang Mihandrik, S.Stp., M.Si, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Padang Panjang Busmar Chandra, S.Kom dan sejumlah unsur pemerintahan di lingkungan Setdako setempat.
Pada kesempatan itu, Kepala BMKG Kelas I Padang Panjang Suaidi Ahadi selaku ketua rombongan inisiator menyampaikan rangkaian dari gelaran Tour de Patahan Sumatra yang akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 27-28 Juni mendatang.
“Kita berterimakasih atas dukungan Pemko Padang Panjang atas dukungan kegiatan yang diinisiasi rekan-rekan stakeholder ini. Pada Sabtu pekan ini, rombongan Tour de Patahan Sumatra akan disambut langsung di PDIKM, sekaligus menyaksikan peletakan batu pertama tugu 1 Abad Gempa Sianok-Sumani sebelum melanjutkan kegiatan ke Tanah Datar,” demikian ujar Suaidi dalam pertemuan tersebut.
Menyikapi rencana kegiatan Tour de Patahan Sumatra yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Satu Abad Gempa Sianok-Sumani, Pj. Sekda Deti mengutarakan apresiasinya.
“Pemko Padang Panjang dukung kegiatan ini. Dan sebelumnya, Pak Suaidi juga sudah bertemu dengan Pak Wali untuk membicarakan hal ini. Dan kini, kita siapkan teknis kegiatan bersama OPD terkait,” sebut Pj. Sekda Deti.
Meluruskan Informasi
Sekaitan dengan kegiatan yang cukup panjang sejak tahun lalu, rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh lembaga-lembaga dan stakeholder yang ada, pada kesempatan pertemuan dengan Pj. Sekda Kota Padang Panjang itu, informasi yang sempat simpang-siur pun diluruskan.
Direktur Alpha Rescue, Nova Indra, pada momen tersebut menyampaikan, kegiatan Satu abad Gempa Sianok-Sumani merupakan rangkaian besar yang telah berjalan jauh hari.
“Rangkaian kegiatan merupakan inisiasi dari lembaga inisiator seperti BMKG, Alpha Rescue, Dekan FSTP Unitas Padang, dan Direktur Patahan Sumatra Institute. Maka dari sana, terbentuklah beberapa rangkaian yang dikonsep satu pintu,” papar Nova di hadapan Pj. Sekda dan rombongan.
Dikatakan Nova, “Kegiatan yang sudah berlangsung seperti dua kali FGD dan digelar oleh salah satu lembaga yang ada di Padang Panjang, merupakan satu kesatuan dalam rangkaian besar ini. Organisasi penyelenggara hanya sebagai mitra, bukan lembaga inisiator,” tegas penulis buku Langkah Strategis Mitigasi Kota Padang Panjang itu.
Disambungnya lagi, banyak kegiatan lain yang juga dilakukan oleh mitra dari inisiator. “Seperti Lomba Menulis Esai dan Bakti Sosial Totok Punggung, itu digelar bersama PWI Kota Padang Panjang,” imbuhnya.
Jadi, kata Nova, apapun bentuk kegiatan yang selama ini sudah berjalan, tidak berada dalam payung organisasi tertentu. Semua dalam satu konsep yang berasal dari inisiator.
“Kalau ada kegiatan yang berasal dari lembaga tertentu, dan itu tidak ada koordinasi dengan lembaga inisiator, berarti bukan tanggungjawab kami,” pungkasnya. (*)



















