IMSO-23 Ditutup, Kemendikdasmen Sampaikan Apresiasi untuk Peserta

Berita Nasional1950 Dilihat

DEPOK – International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 resmi ditutup.  Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti.

Menurutnya, seluruh peserta merupakan anak-anak muda yang telah mempersiapkan diri untuk menjadi yang terbaik.

“Saya mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah meraih prestasi luar biasa dan medali emas. Bagi kami, seluruh peserta adalah anak-anak muda hebat yang telah mempersiapkan diri untuk menjadi yang terbaik,” ujar Didik kemarin.

Ia mengatakan, selama enam hari pelaksanaan IMSO ke-23, berbagai kegiatan telah sukses dijalankan, mulai dari seminar internasional, malam kebudayaan, hingga wisata edukasi ke Taman Mini Indonesia Indah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum IMSO, dewan juri, serta seluruh panitia dan sukarelawan yang telah bekerja keras hingga kompetisi berjalan lancar.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum IMSO, Raden Ridwan Hasan Saputra, mengatakan IMSO bukan sekadar kompetisi akademik. Menurutnya, selama pelaksanaan kompetisi, para peserta juga menunjukkan sportivitas, ketangguhan, serta semangat persahabatan global.

“IMSO jauh lebih dari sekadar kompetisi. Ini adalah sebuah keluarga besar internasional yang dipersatukan oleh semangat penemuan dan rasa saling menghormati,” ujar Ridwan.

Ia menilai keberanian peserta untuk tampil di panggung internasional, ketekunan menghadapi setiap soal, serta persahabatan yang terjalin merupakan pencapaian yang jauh lebih bernilai daripada medali.

Ia juga menyebut para peserta sebagai duta sains dan matematika yang diharapkan dapat membawa pengalaman untuk membangun dunia yang lebih cerah dan bersatu.

Sementara itu, Komite Akademik Bidang Matematika melaporkan bahwa IMSO ke-23 menghadirkan 207 matematikawan muda dari 23 negara.

Soal yang diberikan dirancang untuk menguji kelancaran matematis, penalaran logis, pemahaman konseptual, dan keterampilan pemecahan masalah secara kreatif melalui tiga bagian ujian, yakni isian singkat, uraian, dan eksplorasi.

Data kinerja tahun ini menunjukkan rerata skor keseluruhan sebesar 24,43 dengan skor individu tertinggi mencapai 65. Tingkat kesulitan soal disebut jauh lebih tinggi dibandingkan IMSO sebelumnya. Namun, peningkatan tersebut dirancang untuk mendorong peserta keluar dari zona nyaman dan berhadapan dengan persoalan baru yang menantang.

Para peserta juga didorong untuk tidak mengukur keberhasilan hanya berdasarkan skor, tetapi menjadikan IMSO sebagai tonggak evaluasi dalam perjalanan belajar matematika.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi katalis untuk mengasah kemampuan pemecahan masalah sehingga peserta dapat kembali dengan lebih kuat, lebih bijak, dan lebih siap menghadapi kompetisi mendatang.(SP)

Blibli.com
Blibli.com