Siswa YPPK Sitanala Ukir Prestasi Internasional

Berita Daerah344 Dilihat

Tual – Sejumlah siswa yang bernaung dalam sekolah Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen (YPPK) Dr. J. B. Sitanala berhasil mengukir prestasi internasional.

Ketua Majelis Pekerja Klasis GPM Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual, Pdt.Iren Koljaan mengatakan, sekalipun secara nasional mutu pendidikan Maluku Tenggara dan Kota Tual belum mentereng namun siswa siswi SD Kristen 1 Tual, SMP Kristen Anugerah dan SMP Kristen Ohoira berhasil lolos ke tingkat Internasional.

“Tahun 2022 siswa SD Kristen 1 Tual lolos ke Singapura dengan riset mengubah air kotor menjadi air bersih dan meraih penghargaan sebagai peneliti berkelanjutan,” ungkap Pdt. Iren Koljaan dalam pidato pembukaan sidang ke-70 Klasis GPM Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual (PPKKKT) di Jemaat Warwut, Minggu (12/3).

Sedangkan tahun 2023 ada empat siswa yang lolos untuk mengikuti lomba tingkat Internasional sesuai undangan di Tunisia Afrika Utara pada September 2023 nanti.

Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan mutu pendidikan di YPPK Dr. J. B. Sitanala, patut diapresiasi dan mendukung penuh terobosan yang dilakukan Pengurus Pusat YPPK Dr. J.B. Sitanala, melalui program Sekolah Model Gereja Protestan Maluku (GPM) berbasis ekstrakurikuler.

Ekstrakurikuler ala GPM yang digagas ini, akan mewadahi anak untuk menumbuhkan soft skill di bidang riset, baik sains maupun humaniora yang diwujudkan dengan pembelajaran berbasis riset. “Pembelajaran berbasis riset ini untuk mengukuhkan semangat dan jiwa sebagai eksperimentator dan ilmuan yang cerdas,” kata Pdt.Iren.

Pengembangan pendidikan sekolah berbasis ekstrakurikuler ala GPM yang andal memiliki visi unggul dilandasi takut akan Tuhan. Selanjutnya, Pengembangan pendidikan sekolah berbasis ekstrakurikuler ala GPM menjadi susbstansi penting dalam kerangka implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.

Sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka adalah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). P5 merupakan upaya menanamkan karakter pada pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai Pancasila  yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.

“JIka kita bekerja konsisten maka anak-anak kita akan menjadi penerus gereja dan bangsa yang unggul dan produktif. serta dapat turut berpartisipasi dalam pelayanan gereja dan pembangunan global yang berkesinambungan,” ujarnya.

Disampaikan, berjalan bersama itulah kekuatan kita, wujud fangnanan ain ni ain sebagaimana yang telah dibuktikan saat ini dalam menyukseskan persidangan ke 70 Klasis GPM PP.Kei Kecil dan Kota Tual melalui Yelim dan Maren dari Jemaat Ohoira, basudara katolik stasi warwut, 16 jemaat-GPM, juga ohoi-ohoi di Kecamatan Hoat Sorbay.

“Berpegang tanganlah senantiasa dan jangan dilepaskan dalam mewujudkan kesejahteraan bagi semua ciptaan di bumi Larvul Ngabal,” pesan Pdt.Iren mengkahiri pidato. (infopublik)

Blibli.com
Blibli.com