
Dadu
Dadu adalah alat permainan berbentuk kubus yang di masing-masing bidangnya terdapat titik-titik dengan jumlah tertentu. Permainan dadu sebenarnya bukan hal yang aneh bagi anak-anak. Mereka sudah sangat biasa menggunakan permainan dadu yang digabungkan dengan permainan lain seperti ular tangga atau sebagainya.
Dengan demikian, guru dapat mengunakan media dadu sebagai media belajar berhitung bagi peserta didik kelas rendah di sekolah dasar. Namun perlu diperhatikan, media dadu tersebut seharusnya dibuat oleh guru baik menggunakan kertas atau benda lain yang lebih besar.
Dadu buatan guru, kemudian ditulis dengan ragam angka yang sesuai dengan materi pelajaran berhitung.
Sama seperti kartu pintar, dadu buatan guru dikemas dnegan rapi, berwarna-warni dan ditulis dengan angka-angka yang juga semenarik mungkin. Dampak besar dari hal itu adalah peserta didik akan langsung tertarik untuk memulai pembelajaran berhitung menggunakan media dadu.
Di sini, guru dapat membuat beberapa buah dadu sesuai kebutuhan untuk prose pembelajaran menambah, mengurang dan lainnya.
Dua jenis media di atas, merupakan contoh yang dapat dapat dipakai oleh guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berhitung siswa kelas rendah di sekolah dasar. Metode dan media lain juga dapat disandingkan dengan media di atas sebagai penyempurna pembelajaran agar berhasil baik dan menimbulkan pemahaman peserta didik. (*)
Daftar Pustaka
- 1993. Kurikulum Pendidikan Dasar: Landasan, Program, dan Pengembangan. Jakarta: Depdikbud.
- Hudoyo, Herman. 1990. Strategi Belajar Mengajar Matematika. Jakarta: Depdikbud.
- Nurgiyantoro, Burhan. 2012. Penilaian pembelajaran bahasa: Berbasis Kompetensi. Yogyakarta. UNY
Penulis: Yenti. S.Pd (Guru SDN 02 V Suku Bawah Kec. Canduang, Kab. Agam – Sumbar)



















