Tingkatkan Kualitas Peserta Didik Pasca Pandemi Melalui Kecakapan Guru Mengajar

ARTIKEL ILMIAH1277 Dilihat

Upaya khusus dari guru dan sekolah untuk menyikapi perbedaan ini sangat perlu dilakukan. Bila tidak, penurunan kemampuan siswa dan ketimpangan hasil belajar akan semakin memburuk, seiring dengan naiknya jenjang pendidikan siswa. Dengan kondisi yang demikian, lalu apa yg harus dilakukan guru? Terutama guru kelas 6 yang menjadi salah satu penentu kualitas sekolah.

Untuk mengejar ketertinggalan materi, maka yang harus guru lakukan adalah mencekoki siswa dengan materi-materi yang merujuk ke kisi-kisi ujian sekolah. Guru dapat lebih fokus dengan materi itu. Materi-materi yang berkaitan langsung dengan ujian sekolah, dapat dijadikan rujukan utama oleh guru kelas 6 dalam menyiapkan bahan ajar. Hal tersebut merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pencapaian target penyetaraan kualitas belajar siswa. Guru kelas VI, dalam menyiapkan materi ajar sesuai target tersebut, tentu saja juga harus memikirkan bagaimana peserta didik mampu menguasai pembelajaran dalam waktu yang singkat dan relevan dengan kalender pendidikan.

Hal itu sejalan dengan pemhamanan bahwa kegiatan pembelajaran merupakan suatu proses rekayasa situasi dan lingkungan untuk memberikan pengalaman belajar pada siswa. Sadiman (2020) menyebutkan bahwa dalam pembelajaran terdapat dua proses, yaitu proses belajar (oleh siswa), dan proses membelajarkan yang dilakukan oleh guru atau dosen.

Ketika melaksanakan pembelajaran, guru perlu melakukan analisis kurikulum. Identifikasi dan pilih topik atau materi pelajaran penting sesuai dengan kebijakan kurikulum untuk percepatan pembelajaran. Pemilihan ini perlu dilakukan mengingat situasi dan kondisi siswa pasca pembelajaran daring masa pandemi. Selanjutnya, setelah topik pembelajaran dan materi capaian yang dipilih untuk membelajarkan siswa menuju kelulusan,, lanjutkan dengan mencari dan memilih media pembelajaran yang tersedia.

Blibli.com
Blibli.com