Tingkatkan Kualitas Peserta Didik Pasca Pandemi Melalui Kecakapan Guru Mengajar

ARTIKEL ILMIAH1344 Dilihat

Media pembelajaran atau sumber belajar digital pada portal Rumah Belajar yang disediakan Kemdikbudristek, juga dapat dijadikan pilihan agar siswa merasa tertarik belajar. Upaya lanjutan yang bisa dilakukan juga dengan mengoptimalkan pendekatan pembelajaran aktif (active learning) dengan memanfaatkan TIK (gadget) yang umumnya dimiliki oleh siswa.

Upaya guru di sekolah harus maksimal dalam mengejar target yang ditentukan oleh guru kelas itu sendiri. Latihan soal-soal ujian sekolah diberikan secara berkala dan terukur sesuai dengan daya serap siswa, agar hasil yang diperolehnya dapat maksimal. Ini tentunya juga tidak bisa lepas dari peran orangtua di rumah.

Pada situasi seperti saat ini guru dan orang tua harus berani berubah menjadi lebih tenang, sabar, gembira, kreatif, dan penuh rasa syukur. Dengan begitu guru dan orang tua harus mampu memposisikan diri menjadi teman dan sahabat anak-anak. Orang tua di rumah sebaiknya tidak memposisikan diri seperti bos terhadap anak yang selalu memerintah. Situasi itu bila terjadi malah akan membuat anak tidak akan betah di rumah. Oleh karena itu orang tua harus bisa memperlakukan anak layaknya teman berdiskusi.

Selanjutnya, orang tua juga harus memposisikan diri sebagai pendamping yang menyenangkan bagi proses belajar anak di rumah, sedangkan guru mengoptimalkan perannya sebagai fasilitator. Sejalan dengan itu, bakat dan potensi anak perlu ditumbuhkan dan diapresiasi di tengah pandemi.  Tumbuhkan dan apresiasi anak sehingga ia percaya diri. Jangan hanya menggiring anak ke arah akademik semata.

 

Sumber rujukan

  1. Jurnal Terknologi Pendidikan (https://jurnalteknodik.kemdikbud.go.id)
  2. Kusnandar, Sebuah Gagasan Model Pembelajaran Kolaboratif Pasca Pandemi pada Portal Rumah Belajar, Pena, Kemdikbud, April 2021

Penulis: Sri Wahyuningsih, S.Pd.SD (UPT SDN 23 Koto Tuo, Kec. Sungai Tarab, Kab. Tanah Datar – Sumbar)

Blibli.com
Blibli.com