RAPI Wilayah 06 Bentuk Posko Siaga Marapi

PADANG PANJANG – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan level Gunung Marapi ke level III Siaga sejak 6 November lalu. Menyikapi kondisi itu, Pengurus Wilayah Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Padang Panjang siapkan Posko Siaga Marapi.

“Ini adalah bentuk kesiapsiagaan kita di RAPI Padang Panjang. Melalui kesepakatan bersama rekan-rekan, mulai besok, Rabu (13/11) kita jadwalkan setiap harinya Piket Siaga Marapi,” sebut Ketua RAPI Padang Panjang Wadriadi, SH, melalui Wakil Ketua II Deni Saputra.

Disampaikan Deni, jadwal Siaga Marapi itu, telah disusun untuk satu pekan ke depan.

“Untuk satu pekan ke depan, setiap hari akan ada satu orang koordinator yang akan akan menghandle posko siaga, dibantu oleh rekan-rekan anggota dan simpatisan RAPI,” sebutnya.

Pemegang callsign JZ03FK itu mengatakan, jadwal piket Siaga Marapi tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB.

“Berakhir pada pukul 22.00 WIB setiap harinya,” tegas Deni.

Untuk koordinator yang ditugaskan, sambung Deni, akan mengisi Berita Acara Siaga Marapi.

“Kita ingin ada laporan tertulis yang dapat dipelajari dan dipahami secara bersama. Jadi kita siapkan berita acara,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sejak satus Marapi naik menjadi level III (siaga), pemerintah Sumatra Barat juga telah menetapkan status Siaga Darurat Erupsi Gunung Marapi.

Baru-baru ini, juru bicara BPBD Provinsi Sumbar Ilham mengatakan, berdasarkan rapat koordinasi yang dilakukan terkait kenaikan status Gunung Marapi ke level siaga tersebut, masyarakat tidak boleh berada dalam radius 4,5 kilometer dari puncak Gunung Marapi.

Berdasarkan data prakiraan jumlah warga penduduk terdampak letusan Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, terdapat 30.419 jiwa yang berada di kawasan rawan bencana (KRB).

Jumlah tersebut berada di 8 kecamatan yang tersebar di 23 nagari yang berada dalam KRB 1 dan 2.275 jiwa yang berada di KRB II di dua kabupaten tersebut.(ist)

Blibli.com
Blibli.com