Tahap Validasi Terjemah Al-Quran Bahasa Gayo sudah Selesai

Berita Daerah301 Dilihat

Jakarta – Tim validasi terjemah Al-Qur’an bahasa Gayo telah menyelesaikan tugasnya. Proses validasi sudah tuntas dan hasilnya dilaporkan ke Pusat LKKMO, Balitbang-Diklat, Kemenag.

“Hari ini, kami sampaikan hasil kerja tim yang telah menyelesaikan proses validasi terjemah Al-Qur’an Bahasa Gayo,” terang Rektor IAIN Zulkarnain di Jakarta, Senin (3/4).

Menurutnya, tim mendapat tugas dari Pusat Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) untuk melakukan validasi sejak awal Februari 2023. Sejak itu tim menjalankan tugasnya hingga selesai pada akhir Maret 2023.

Tim validasi terjemah Al-Qur’an dalam Bahasa Gayo ini beranggotakan dua orang, yaitu: H. Mamdan, MA dan H. Nasirudin Harun yang lebih dikenal LK. Ara. Tim ini dipimpin oleh Rektor IAIN Takengon, Zulkarnain.

Kapus LKKMO Arskal Salim mengapresiasi kinerja tim validasi. Menurutnya, tim telah bekerja dengan baik hingga proses validasi rampung lebih awal dari waktu yang ditargetkan. Hasil ini akan dibahas bersama dalam focus group discussion pada pertengan Mei 2023.

“Masih ada waktu. Silakan lanjutkan terus kerja tim dengan memasukkan ayat Al-Qur’an pada terjemahan yang sudah divalidasi, selanjutnya kita lalukan proses tashih di Lajnah Pentshihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ),” ujar Arskal Salim.

“Kita perlu kerja keras karena hasilnya ini merupakan sumbangan untuk peradaban muslim dunia, sekaligus upaya konservasi bahasa ibu masyarakat Gayo,” sambungnya.

Rektor IAIN Takengon menyanggupi arahan Kepala Pusat LKKMO. Pihaknya akan segera melakukan pembahasan internal, antara tim validasi dan tim penerjemah. Selanjutnya, tim juga akan melakukan koordinasi dengan pihak LPMQ untuk proses pentashihan ayat Al-Qur’an.

“Kami akan awali dengan kemungkinan melakukan minta bimbingan teknis (bimtek) penggunaan aplikasi Kemenag untuk memasukan ayat-ayat Al-Qur’an,” sebut Zulkarnain. (kemenag)

Blibli.com
Blibli.com