
SURAKARTA – Muktamar XV Nasyiatul ‘Aisyiyah resmi dibuka pada Jumat (7/8/2026) di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah. Muktamar kali ini, mengusung tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan.”
Forum permusyawaratan tertinggi organisasi otonom perempuan muda Muhammadiyah tersebut, menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah gerakan Nasyiatul ‘Aisyiyah untuk periode kepemimpinan berikutnya.
Selain itu, kegiatan Muktamar ini memperkuat peran perempuan muda Islam dalam membangun peradaban yang berkemajuan.
Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 6.700 kader Nasyiatul ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia.
Sementara itu, sebanyak 875 peserta resmi mengikuti agenda persidangan muktamar sebagai utusan dari pimpinan wilayah, daerah, hingga cabang.
Kehadiran ribuan kader menjadikan Edutorium UMS dipenuhi semangat kebersamaan, ukhuwah, dan optimisme dalam menyongsong masa depan gerakan perempuan muda Muhammadiyah.
Pembukaan Muktamar secara resmi dilakukan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Dalam pidatonya, Haedar Nashir menegaskan, Nasyiatul ‘Aisyiyah memiliki posisi yang sangat strategis sebagai organisasi kader perempuan muda Muhammadiyah yang mampu melahirkan generasi pemimpin berintegritas, berilmu, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat nilai-nilai Islam Berkemajuan dalam setiap gerakan dakwah, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pelayanan sosial agar mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan zaman.
Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah, Monica Subastia, selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Tengah sebagai penyelenggara Muktamar ke-15 .
Ia menyampaikan, seluruh kader disambut dengan penuh kehangatan sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Menurutnya, Muktamar bukan hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, dan penguatan jejaring kader perempuan muda dari seluruh Indonesia.
Muktamar XV Nasyiatul ‘Aisyiyah dijadwalkan membahas berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari evaluasi program kerja periode sebelumnya, penyusunan program kerja untuk periode mendatang, pembahasan isu-isu perempuan, kepemudaan, pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, hingga pemilihan Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah periode 2026–2030.
Seluruh rangkaian sidang diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu memperkuat kontribusi Nasyiatul ‘Aisyiyah dalam menjawab tantangan nasional maupun global.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Siti Noordjannah Djohantini, M.M., M.Si., beserta jajaran Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, dan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah se-Indonesia.
Sementara dari unsur pemerintah dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah-‘Aisyiyah, tokoh masyarakat, serta berbagai tamu undangan dari dalam dan luar negeri turut hadir. (Kontributor: Zelli)




















