Data Penduduk Dihack, Kominfo Bersama KPU dan BSSN Lakukan Pernyelidikan

Berita Nasional409 Dilihat

Ia mengklaim bahwa saat ini, Kominfo sedang menyiapkan Pusat Data Nasional Pemerintah yang akan mengintegrasikan data-data pemerintah dengan sistem keamanan yang memadai dan sesuai standar keamanan yang berlaku.Pusat data itu diharapkan bisa mencegah perpindah data yang tidak diinginkan.

Sebagai informasi, isu kebocoran data dari situs KPU ini pertama kali dikuak akun Twitter @underthebreach pada Kamis (21/5/2020). Akun tersebut juga menguak kebocoran data di Tokopedia beberapa waktu lalu.

Dari bukti tangkapan layar di forum hacker, sang peretas mengklaim memiliki 2,3 juta data kependudukan. Data itu mencakup informasi sensitif, seperti seperti nama lengkap, nomor kartu keluarga, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tempat dan tanggal lahir, alamat rumah, serta beberapa data pribadi lainnya.

Ia sesumbar masih memiliki 200 juta data warga Indonesia yang bakal dibocorkan di forum tersebut. “Sangat berguna bagi mereka yang ingin punya banyak nomor telepon di Indonesia (kamu butuh identitas NIK dan KK untuk mendaftar),” tulis hacker tersebut. (ist)

Blibli.com
Blibli.com

Tinggalkan Balasan