
WPdotCOM — Mulai awal tahun Januari 2020 hingga sekarang, Indonesia masih dirundung dengan virus yang sudah menjadi pandemi dan belum ditemukan vaksinnya hingga sekarang. Ya, virus itu bernama Covid 19. Kehadirannya secara tiba-tiba ternyata menyebabkan perubahan pada semua sendi kehidupan di masyarakat. Mulai dari segi ekonomi, sosial, ilmu pengetahuan dan teknologi, bahkan pendidikan juga yang paling banyak merasakan dampak dari adanya Covid 19 ini.
Siklus pendidikan yang semula berlangsung dengan tatap muka berubah menjadi bentuk daring (dalam jaringan). Peserta didik semenjak pertengahan bulan Maret telah diliburkan dan mereka belajar dari rumah masing-masing.
Pembelajaran online menjadi pilihan karena bagaimanapun peserta didik tetap membutuhkan penyampaian materi dari gurunya. Kondisi yang semula tidak diprediksi akhirnya membuat kelabakan dari para guru maupun peserta didik. Pendidikan Indonesia yang selama ini cenderung mengutamakan tatap muka, dimana guru dan peserta didik harus hadir di dalam kelas di suatu lembaga yang bernama sekolah harus berubah total. Terjadilah revolusi pendidikan yang tidak pernah diprediksi sebelumnya.
Guru yang selama ini memberikan materi di depan kelas dengan disimak dan diperhatikan oleh peserta didik secara langsung terpaksa mengubah kebiasaan tersebut. ,semenjak pandemi berlangsung. Para guru harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau dalam jaringan kepada murid-muridnya. Disinilah kemampuan seorang guru dalam menguasai teknologi diperlihatkan. Mereka harus menggunakan media teknologi dalam penyampaian materi. Tidak semua guru mampu menguasai teknologi, bahkan mayoritas guru masih gagap terhadap teknologi. Sehingga yang terjadi pembelajaran menjadi agak macet karena kurang siapnya guru itu sendiri.
Kehadiran Covid-19 ini tidak bisa dipungkiri telah mengakibatkan perubahan yang luar biasa, salah satunya bidang pendidikan. Seolah-olah seluruh jenjang pendidikan ‘dipaksa’ untuk melakukan revolusi melakukan adaptasi secara tiba-tiba. Pelaksanaan pembelajaran dari rumah melalui sistem online adalah solusi yang harus dilakukan oleh guru dengan peserta didik. Kondisi ini menjadi pilihan yang sulit, karena semua pelaku pendidikan belumlah sepenuhnya siap. Menjadi problematika tersendiri disaat belum adanya keseragaman proses, baik itu standar, kualitas capaian pembelajaran yang didinginkan, dan juga sumber daya manusia.



















