
Terkait pengalokasian anggaran, mantan guru Bahasa Inggris SMPN 2 Nubatukan ini mengatakan, sesuai Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 telah dinyatakan dengan jelas tentang Perubahan Juknis BOS bahwa sekolah diberi ruang untuk menggunakan dana BOS sebaik-baiknya, seefisien dan seefektif mungkin untuk pembelajaran di masa pandemi sehingga berbicara tentang anggaran, modul sekolah anggarkan, radio edukasi juga sekolah anggarkan.
Dengan demikian menurutnya, ketika orang tua dan anak didik sudah siap, sekolah langsung mendistribusikan roster pembelajaran kepada seluruh orang tua sehingga setiap hari orang tua tetap memantau kapan anak mulai belajar dan mengingatkan bahwa ketika waktu belajar mulai, anak sudah siap di depan radio sambil membuka modul dan mengikuti penjelasan dari guru.
“Orang tua sudah kita beri sosialisasi, para guru pun sudah kita bekali dengan bimtek. Banyak teman guru yang awalnya gamang dengan adanya bimtek perlahan memahami untuk melakukan pembelajaran baik luring maupun daring. Kolaborasi dua skema ini dilakukan melalui wa group, google classroom, zoom meeting dan yang paling simpel adalah melalui pengadaan modul pembelajaran. Modul merupakan dokumen utama yang mesti dimiliki oleh guru dan siswa. Jika sudah ada konektifitas maka pembelajran bisa berjalan,” pungkasnya.
Peraih penghargaan Kepala Sekolah Berprestasi dari Agupena Nasional saat Harlah Agupena ke-12 di Larantuka ini berpesan, para siswa mesti menyadari bahwa semua yang dilakukan ini semata-mata untuk para siswa karena lembaga ingin anak-anak tetap cerdas. Menurutnya, walaupun semua belajar dari rumah karena sedang dalam situasi pandemi tetapi generasi milenial tidak boleh mati, sebaliknya mesti tetap hidup.

“Generasi Lembata harus tetap cerdas. Apa pun situasinya para guru akan tetap berkorban. Para guru akan terus berinovasi untuk membuat anak-anak menjadi cerdas. Maka, anak-anak mesti manfaatkan media ini secara maksimal. Jangan buang-buang waktu untuk hal yang sia-sia. Setelah modul dibagi dan penyiaran mulai beroperasi, kami yakin anak akan cerdas karena setiap waktu guru akan tetap setia member pembelajaran,” ujarnya optimis.
Kepada orang tua ia memohon kerja sama. Orang tua tidak boleh membiarkan anak sendiri memahami modul. Sebab menurutnya, mengatur waktu belajar di rumah menjadi sesuatu yang sangat berat dalam situasi seperti ini maka perlu pendampingan orang tua.
“Kami tegaskan agar…



















