Launching Radio Edukasi SPENSA Menjawab Tantangan Belajar dari Rumah

Berita Daerah699 Dilihat

“Kami tegaskan agar orang tua yang akan mengambil modul di sekolah. Sebab bagi kami, orang tua jugalah yang menjadi penentu keberhasilan anak. Kami juga mohon dukungan dari pemerintah. Dukungan dalam banyak hal. Kami berharap pemerintah terus memantau operasi RP ini dan membantu mempermudah proses perijinan selanjutnya,” ungkapnya.

Ia berharap, kalau boleh radio ini dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Lembata demi edukasi masyarakat secara umum. Sehingga, selain SPENSA Nubatukan, TK/PAUD, SD, SMP juga SMA/SMK/MA di Lembata bisa menyiarkan hal-hal yang mendidik yang menjadi branding sekolah masing-masing melalui RE SPENSA Nubatukan.

“Prinsipnya kalau sudah diresmikan maka pasti akan segera kita mulai. Dan diperkirakan hari Sabtu (1/8/2020) ini semua modul sudah dibagikan sehingga Senin (3/8/2020)  sudah mulai pembelajaran dari rumah. Sedangkan pemanfaatan RP sudah akan dimulai esok Rabu (29/7/2020). MPLS untuk semua siswa kelas 7 (tujuh) dilakukan melalui RP mulai esok Rabu (29/7) sampai Sabtu (1/8). Pembelajaran bisa dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama pagi hari pukul 07.00-12.00 Wita sedangkan sore hari pukul 15.00-18.00 Wita.

Ketua Komite SPENSA Nubatukan, Dion Ola Wutun.

Sementara itu, Dion Ola Wutun, Ketua Komite SPENSA Nubatukan mengatakan, Komite sebagai mitra dari lembaga SPENSA terus mendukung inovasi yang dilakukan sekolah. “Mewakili semua orang tua kami memberikan apresiasi untuk perwujudan inovasi ini. Karena memang gagasan ini merupakan hasil buah pikir bersama Lembaga SPENSA dan Komite untuk menjawabi masalah yang saat ini sedang kita hadapi bersama,” tuturnya.

ASN yang saat ini mengabdi di Setda Kabupaten Lembata mengatakan, SPENSA berproses melalui inovasi RP untuk menjadi sebuah inovasi yang baik dan bermanfaat bagi banyak orang khususnya anak didik di SPENSA.

“Terkait dengan pendidikan di SPENSA saat ini, saya cuma menekankan tiga hal yakni listening, reading dan speaking. Dan yang paling mendesak saat ini dan menjadi fokus kita yakni aspek listening yang sedang kita lakukan untuk menjawab masalah pembelajaran dari rumah yakni melalui inovasi RP. Karena itu saya boleh mengacungkan jempol karena inovasi ada di SPENSA Nubatukan,” ujarnya bangga. (*)

Pewarta: Albertus Muda

Blibli.com
Blibli.com