
PELAKSANAAN
Perangkat yang perlu dipersiapkan oleh seorang Pendidik sebelum melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh adalah sebagai berikut: 1) Kalender Pendidikan, 2) Rincian Pekan Efektif, 3) Program Tahunan, 4) Program Semester, 5) Silabus, 6) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), 8) Jadwal Pelajaran, dan 9) Materi Pelajaran, Jurnal Pelajaran, Daftar Nilai, Bank Soal, Analisis soal.
Sementara itu, alat pendukung yang dibutuhkan untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh di antaranya listrik, genset, jaringan internet, perangkat komputer/gawai, paket data/pulsa, dan aplikasi Zoom Meeting.
Langkah-langkah dari Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 Meningkatkan Kemampuan Literasi Menulis Puisi Siswa dan Guru SMA Negeri 3 Batu Tahun Pelajaran 2020/2021 adalah melalu Workshop Kurikulum Buku I, Workshop RPP, Penyusunan Rencana Kegiatan Pembelajaran, Penyiapan sarana-prasarana, dan pelaksanaan PJJ.
Nilai Penting dan Inovasi Best Practice
Beberapa nilai tambah yang didapatkan melalui best practice Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 Meningkatkan Kemampuan Literasi Menulis Puisi Siswa dan Guru SMA Negeri 3 Batu Tahun Pelajaran 2020/2021ini di antaranya sebagai berikut: 1) Dengan mengikuti pembelajaran interaktif virtual melalui zoom meeting dipastikan terjadi interaksi atau komunikasi langsung peserta didik dengan guru, sehingga ada kesempatan untuk sharing dan menyampaikan permasalahan selama pembelajaran jarak jauh, 2) Memotivasi siswa untuk membaca dan menulis dan dapat dipastikan siswa sudah melalui tahapan belajar, minimal siswa menghasilkan karya. 3) Membantu peserta didik agar tidak selalu dan terlalu bergantung pada Hand Phone, 4) Membantu orangtua/wali dalam menghemat penyediaan paket data atau pulsa. 5) Memudahkan orangtua/wali mengontrol proses dan hasil belajar putra-putrinya, dan 6) Siswa dapat mengembangkan keterampilan literasi membuat puisi dan dapat menyampaikan dan membaca puisi sesuai kemampuannya.
Bagi guru, nilai penting yang diperoleh adalah: 1) dapat bertemu dan berinteraksi dengan peserta didik. 2) kesempatan kepada guru untuk melakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap hasil tugas siswa secara langsung, 3) memberikan penjaminan dan pembuktian kepada orangtua dan masyarakat bahwa pada masa pandemi, guru tetap dan selalu menjalankan tugas dan peran utamanya, yaitu melaksanakan proses pendidikan dan pembelajaran serta dapat menghasilkan karya, 4) meningkatkan kompetensi dan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi dalam menunjang pembelajaran, mengembangkan layanan pembelajaran berbasis teknologi, dan 5) dapat mengembangkan keterampilan literasi membuat puisi dan dapat menyampaikan dan membaca puisi sesuai kemampuannya.
Faktor Pendukung
Faktor pendukung pembelajaran jarak jauh di antaranya adalah sebagai berikut: 1) Komitmen dan dukungnan warga sekolah dan pemangku kepentingan yang tinggi terhadap kebijakan pembelajaran jarak jauh (Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, Pengawas Sekolah, Komite Sekolah, Dinas Pendidikan, dan Orangtua/Wali).2) Jaringan dan akses internet yang sangat memadai untuk mendukung pembelajaran jarak jauh. 3) Tersedianya aplikasi zoom meeting yang disediakan sekolah untuk kapasitas lebih100 orang. 4) Ketersediaan perangkat komputer dan teknologi pendukung PJJ yang memadai. 5) Terakomodasinya program kegiatan pembelajaran jarak jauh dalam RKJM dan RKT sekolah. 6) Tersedianya anggaran sekolah yang memadai untuk membiayai program pembelajaran jarak jauh dalam bentuk literasi buku Antologi puisi yang dihasilkan siswa dan guru. 7) Keterlibatan orangtua/wali dalam mendukung pembelajaran jarak jauh 90%. 8) Keterlibatan dan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh rata-rata mencapai 85%. 9) Kemampuan siswa memproduksi dan menciptakan puisi sebanyak 85%. 10) Kemampuan Guru dalam menulis puisi sebanyak 100%.
Faktor Penghambat
Faktor penghambat yang memacu manajemen sekolah untuk mengatasinya, antara lain: 1) Masih terdapat sekitar 20% orangtua/wali yang mengalami kesulitan dan keterbatasan dalam memfasilitasi dan mendampingi/memantau putra-putrinya dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh, karena keterbatasan ekonomi dan kesibukan dalam mencari nafkah. 2) Masih terdapat 15% peserta didik yang belum mengikuti dan melaksanakan pembelajaran jarak jauh secara aktif, khususnya dalam pengerjaan dan pengumpulan naskah puisi sesuai jadwal yang ditetapkan. 3) Penguasaan guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi dengan cara virtual masih kurang dan perlu ditingkatkan.



















