Pendidikan Karakter Menuju Pemahaman Jiwa Pancasila Seutuhnya

ARTIKEL ILMIAH1386 Dilihat

Karakter yang berlandaskan falsafah Pancasila, maknanya adalah setiap aspek karakter harus dijiwai oleh kelima sila Pancasila secara utuh dan komprehensif.

  1. Bangsa yang berketuhanan Yang Maha Esa

Sebuah kesadaran dan perilaku iman dan taqwa serta akhlak mulia sebagai karakteristik pribadi bangsa Indonesia. Dalam kaitannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, manusia Indonesia adalah manusia yang taat menjalankan kewajiban agamanya masing-masing, berlaku atas sikap sabar, ikhlas, tawakal, dan senantiasa selalu bersyukur atas segala karunia yang dilimpahkan Tuhan kepadanya.

Dalam hubungan antar manusia, karakter ini dicerminkan dalam sikap saling menghormati, saling menghargai, saling bekerjasama, memberi kebebasan untuk menjalankan ibadahnya masing-masing sesuai dengan ajaran agamanya, tidak pernah memaksakan agama dan kepercayaannya kepada orang lain, serta tidak melecehkan agama dan kepercayaan lain.

  1. Bangsa yang menjunjung tinggi nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Perilaku ini diwujudkan dalam bentuk sikap saling menghormati, saling menghargai antar warga masyarakat, sehingga timbul suasana kewargaan (civic) yang saling bertanggung jawab, juga adanya saling hormat menghormati antar warga bangsa sehingga timbul keyakinan dan perilaku sebagai warga negara yang baik, adil, beradab dan pada gilirannya karakter citizenship (perilaku sebagai warga negara yang baik) ini akan memunculkan perasaan hormat dari bangsa lain.

Karakter kemanusiaan tercermin dalam pengakuan atas kesamaan derajat, hak dan kewajiban, saling mengasihi, tenggang rasa, peduli, tidak semena-mena terhadap orang lain, gemar melakukan kegiatan kemanusiaan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, berani membela kebenaran dan keadilan, merasakan dirinya sebagai bagian dari seluruh warga bangsa dan umat manusia.

Blibli.com
Blibli.com