Kemenag Denpasar Kenalkan Moderasi Beragama ke Sekolah Umum

Berita Daerah948 Dilihat

Menurutnya, semua agama mengajarkan kebaikan. Dalam kehidupan, tentunya ada sebuah perbedaan. Cara pandang sikap dan praktek keagamaan yang sering kali dijadikan alasan menerima perbedaan ini, sehingga adanya ketidakharmonisan dalam sebuah kehidupan.

Oleh karenanya, Ida Bagus Dibya berpesan jangan gunakan agama sebagai alat untuk menegasi dan saling merendahkan dan meniadakan satu dengan yang lain. “Mari senatiasa menebarkan kedamaian dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun khususnya siswa siswi di sekolah. Beragama itu menjaga, menjaga hati, menjaga perilaku diri, menjaga seisi negeri dan menjaga jagat raya ini,” ucap Ka. Subbag TU.

Kegiatan MELAJAH ini disambut baik Kepala Sekolah SMPK 1 Harapan Ni Nyoman Serayawati. Tampak hadir pula  Waka Kurikulum I Wayan Suastika, seluruh Wali Kelas dan siswa siswi kelas VII, VIII dan IX SMPK 1 Harapan Denpasar di Aula Sekolah.

Selain materi, juga diadakan kuis tanya jawab dengan memberikan bingkisan parcel sederhana bagi para siswa siswi yang bisa menjawab pertanyaan dari Ka. Subbag TU. Video-video yang mencermikan moderasi beragama juga diputar agar siswa siswi lebih mampu menyerap arti sesungguhnya dari moderasi beragama ini.

Diakhir kegiatan, penyerahan piagam penghargaan dari Kemenag Kota Denpasar kepada SMPK 1 Harapan Denpasar yang telah turut serta sebagai penggerak moderasi beragama dan bersinergi mensukseskan kegiatan ini.

MELAJAH diharapkan dapat menggerakan penguatan moderasi beragama ini kepada seluruh elemen masyarakat khususnya peserta didik di sekolah serta mampu menciptakan keharmonisan pada setiap umat. (sumber: kemenag)

Blibli.com
Blibli.com