
“Kurikulum Cambridge memiliki keunggulan membentuk siswa supaya menguasai kompetensi global. Selain itu, ada beberapa keunggulan lain seperti siswa mampu berbahasa Inggris dengan fasih, siswa mampu berpikir luas dan memiliki cara pandang internasional, siswa mendapatkan pendidikan yang terbaru dan modern dan siswa berkesempatan untuk kuliah di kampus terbaik dunia,” kata Mahyudin.
Kepala MAN 1 Kota Pekanbaru Norerlinda menambahkan, madrasah sebagai wadah pendidikan bernuansa Islam telah banyak berkembang dan diminati masyarakat. Madrasah kini mulai mengembangkan kurikulum pendidikan yang tak hanya berfokus pada pendidikan agama Islam, tetapi juga pengembangan teknologi dan inovasi seperti kurikulum Cambridge.
“Program ini sudah kita persiapkan sejak lama, setelah melalui pertimbangan yang cukup dalam dan survei ke beberapa sekolah yang telah menerapkan program ini. Akhirnya, kita memutuskan untuk melaunching program kurikulum cambridge atau kelas internasional sebelum nantinya kita benar- benar menjadi madrasah internasional,”ujar Norerlinda.
Pada dasarnya, lanjut Norerlinda, kurikulum dirancang sebagai pedoman bagi dunia pendidikan khususnya untuk pengajar dan peserta ajar. Kurikulum cambridge atau Cambridge Internasional bertujuan untuk menciptakan generasi yang siap dalam persaingan global.
“Mudah- mudahan kurikulum ini bisa kita terapkan secara maksimal dengan menghasilkan siswa cerdas dengan akhlak yang baik,” harapnya.
Selain Kakanwil, peluncuran program kurikulum cambridge atau kelas internasional dihadiri Ketua Komite Madrasah, para kepala madrsasah dan para guru. (sumber: kemenag)



















